Bingung Wajah Break Out atau Purging? Ini Dia Perbedaannya!

Bingung Wajah Break Out atau Purging? Ini Dia Perbedaannya!

Ilustrasi Break Out-Foto: Emily Pallini-Pinterest

RADARTVNEWS.COM - Kalau lagi nyobain skincare baru terus tiba-tiba muncul jerawat, rasanya langsung panik, ini purging atau malah breakout, sih? Sekilas memang mirip, sama-sama bikin kulit bermasalah, tapi sebenarnya keduanya punya penyebab yang beda banget.

Purging itu sebenarnya suatu proses yang tergolong normal, bahkan sering dilihat sebagai indikasi bahwa produk yang kamu gunakan sedang efektif. Biasanya fenomena ini terjadi saat kamu mulai menggunakan produk dengan kandungan aktif seperti retinol atau eksfoliator. 

Bahan-bahan tersebut mempercepat percepatan penggantian sel-sel kulit, sehingga semua kotoran, minyak, dan potensi jerawat yang sebelumnya tersembunyi di dalam kulit mendesak untuk muncul ke permukaan lebih cepat.

Karena itu, kulitmu tiba-tiba tampak berjerawat. Namun, sebenarnya yang muncul bukan jerawat baru, melainkan yang sudah ada tetapi belum terlihat.

BACA JUGA: Mengenal Skin Cycling, Perawatan Kulit Dengan Siklus Untuk Hasil Maksimal

Apa yang membuat purging menjadi sedikit membingungkan adalah penampilannya yang tetap membuat stres. Tapi ada pola yang dapat dikenali. Biasanya, muncul di lokasi yang sebelumnya sudah sering berjerawat, dan bentuknya cenderung kecil-kecil atau seperti komedo.

Selain itu, purging tidak berlangsung lama. Setelah beberapa minggu, umumnya kondisi kulit mulai membaik, bahkan menjadi lebih bersih dari sebelumnya. Jadi meskipun pada awalnya terlihat kacau, itu sebenarnya hanyalah fase peralihan.

Berbeda purging, breakout lebih ke arah reaksi penolakan dari kulit. Breakout bisa terjadi karena banyak hal, produk yang terlalu berat, pori-pori tersumbat, alergi terhadap kandungan tertentu, atau bahkan faktor luar seperti stres dan pola makan.

Yang bikin breakout lebih mengganggu adalah sifatnya yang cenderung makin parah kalau dibiarkan.

Jerawat akibat breakout biasanya muncul di area yang sebelumnya jarang bermasalah, dan sering kali bentuknya lebih besar, merah, bahkan terasa sakit. Kadang juga disertai rasa gatal atau perih. Nggak seperti purging yang ada ujungnya, breakout justru bisa terus muncul selama penyebabnya belum diatasi.

Jadi kalau kamu merasa kondisi kulit makin hari makin memburuk sejak pakai produk tertentu, kemungkinan besar itu bukan purging.

BACA JUGA: Kenalan Sama Ingredients, Skincare yang Lagi Viral

Cara menyikapinya juga beda. Kalau purging, kamu sebenarnya cukup untuk menahan diri. Selama kondisinya masih wajar, produk bisa tetap dilanjutkan sambil dibarengi dengan perawatan yang menenangkan seperti moisturizer dan sunscreen. Kuncinya di sini sabar, karena kulit memang lagi beradaptasi.

Tapi kalau breakout, justru kebalikannya. Kamu perlu berhenti dulu dari produk yang dicurigai jadi penyebabnya. Balik ke basic skincare yang simpel dan lembut bisa jadi langkah aman buat nenangin kulit. Dari situ, baru pelan-pelan kamu evaluasi lagi apa yang sebenarnya bikin kulit kamu bereaksi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: