Indikator BBM Sudah “E”? Jangan Panik, Ini Arti Sebenarnya yang Jarang Diketahui
ilustrasi indikator bahan bakar "E"-Pinterest-
Bahaya Terlalu Sering Mengisi BBM Saat Sudah “E”
Meski mobil masih bisa berjalan saat indikator di posisi E, kebiasaan menunda pengisian bahan bakar hingga benar-benar hampir habis dapat menimbulkan berbagai masalah pada kendaraan.
1. Munculnya Karat di Tangki
Tangki yang sering kosong memiliki ruang udara lebih besar, sehingga memicu kondensasi. Uap air yang terbentuk dapat menyebabkan korosi pada dinding tangki dan menghasilkan serpihan karat.
2. Filter Bensin Mudah Tersumbat
Kotoran dan serpihan karat yang mengendap di dasar tangki dapat tersedot oleh fuel pump dan menyumbat filter bahan bakar.
3. Fuel Pump Cepat Rusak
Bahan bakar juga berfungsi sebagai pendingin fuel pump. Jika tangki sering dalam kondisi hampir kosong, pompa tidak terendam sempurna sehingga lebih mudah mengalami overheat dan kerusakan.
4. Gangguan pada Sistem Pengapian
Kerusakan pada fuel pump dapat berdampak pada suplai bahan bakar ke mesin, sehingga proses pembakaran terganggu dan berpotensi membuat kendaraan mogok.
5. Indikator BBM Menjadi Tidak Akurat
Kondisi tangki yang sering kosong juga dapat memengaruhi pelampung indikator BBM, sehingga pembacaan jarum menjadi tidak akurat.
Posisi jarum BBM di huruf “E” bukan berarti bahan bakar sudah habis sepenuhnya, melainkan tanda bahwa cadangan sudah menipis dan perlu segera diisi.
Meskipun masih ada sisa bahan bakar, kebiasaan membiarkan tangki dalam kondisi hampir kosong sebaiknya dihindari.
Mengisi bahan bakar sebelum mencapai titik E merupakan langkah sederhana yang dapat menjaga performa kendaraan, melindungi komponen mesin, serta mencegah risiko kerusakan yang lebih besar di kemudian hari. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: