BANNER HEADER DISWAY HD

Makna Lagu "Malaikat Juga Tahu" Glenn Fredly: Lebih dari sekedar Cinta Romantis

Makna Lagu

Malaikat Juga Tahu--istimewa

RADARTVNEWS.COM - Glenn Fredly selalu dikenal dengan lagu-lagu yang penuh makna. Salah satunya “Malaikat Juga Tahu” yang hingga kini masih menjadi salah satu karya paling ikoniknya. Lagu ini kerap dianggap sebagai kisah cinta seorang kekasih yang rela berkorban demi pasangannya. Namun, jika ditelaah lebih dalam, lirik-liriknya ternyata bisa dimaknai dalam konteks hubungan yang jauh lebih luas: cinta orang tua kepada anak, kasih anak pada orang tua, kesetiaan sahabat, hingga ikatan batin yang ada dalam relasi sosial sehari-hari.

Lirik pembuka “Lelahmu jadi lelahku juga, bahagiaku bahagiaku pasti” menyiratkan ikatan emosi yang dalam. Seorang kekasih bisa memaknainya sebagai bukti ketulusan, di mana kebahagiaan pasangan menjadi sumber bahagia bagi dirinya. Namun, kalimat yang sama juga bisa menggambarkan cinta orang tua pada anaknya, ketika anak jatuh, orang tua ikut terluka, ketika anak berhasil, orang tua ikut bangga. Begitu pula sebaliknya, seorang anak yang penuh kasih akan merasa lega ketika orang tuanya bahagia, dan ikut peduli saat orang tuanya lelah.

Kedalaman makna semakin terasa dalam bagian “Tak bersayap, tak cemerlang, tak rupawan. Namun kasih ini silakan kauadu, malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya.” Pesan ini menegaskan bahwa cinta sejati tidak diukur dari rupa, status, atau kesempurnaan, melainkan dari ketulusan hati. Dalam hubungan sahabat, misalnya, seorang teman sejati mungkin tidak selalu hebat atau populer, tetapi dialah yang hadir saat kita terpuruk. Sementara dalam relasi keluarga, orang tua sering kali tidak sempurna dalam materi atau penampilan, namun kasih yang mereka berikan sungguh tak tergantikan.

BACA JUGA:Liburan Anti Boring, Ini Rekomendasi Pantai Estetik untuk Nikmati Sunset di Lampung

Bagian lirik lain berbunyi: “Hampamu takkan hilang semalam oleh pacar impian. Tetapi kesempatan untukku yang mungkin tak sempurna, tapi siap untuk diuji.” Ini bisa dimaknai sebagai suara hati siapa pun yang rela bertahan meski sering tidak dianggap. Seorang anak yang tidak bisa memberi semua yang diinginkan orang tuanya, tetap berusaha menunjukkan cinta dengan cara sederhana dengan menemani, mendengar, atau sekadar hadir. Sahabat yang setia juga sering kali diuji kesabarannya, tetapi tetap bertahan karena percaya persahabatan itu tulus.

Menariknya, lagu ini juga bisa dimaknai dalam konteks hubungan guru dan murid. Seorang guru bukanlah malaikat yang sempurna, tidak selalu punya semua jawaban, namun cinta dan dedikasinya untuk murid membuatnya layak disebut juara. Lirik “Tak tega biarkan kau sendiri” bisa mencerminkan bagaimana seorang guru tetap mendampingi murid yang kesulitan, meski peran itu sering tidak sepenuhnya terlihat.

Di akhir lagu, Glenn menutup dengan pengulangan penuh keyakinan “Namun kasih ini silakan kauadu, malaikat juga tahu aku yang jadi juaranya.” Sebuah pernyataan bahwa cinta yang tulus, tanpa syarat, meski sederhana, pada akhirnya adalah cinta yang paling kuat. Entah itu cinta orang tua, anak, pasangan, sahabat, maupun relasi antar manusia, semua sama-sama berangkat dari ketulusan yang tidak butuh pengakuan dunia.

Malaikat Juga Tahu pada akhirnya bukan hanya lagu cinta romantis, melainkan pengingat bahwa dalam setiap hubungan, yang terpenting bukanlah kesempurnaan, melainkan kesetiaan dan kasih yang terus hadir. Glenn Fredly melalui lagunya memberi pesan universal, cinta yang tulus akan selalu jadi juara, dan “malaikat juga tahu” siapa yang sungguh-sungguh mencintai dengan ikhlas.

BACA JUGA:Nepal Alami Krisis Politik, Presiden dan PM Mundur, Siapa Ambil Alih Pimpin Negara?

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: