Musuh dalam Selimut: Mengapa Cahaya Matahari Bisa Merusak DNA Manusia?

Musuh dalam Selimut: Mengapa Cahaya Matahari Bisa Merusak DNA Manusia?

ilustrasi sinar matahari-foto:pinterest-

RADARTVNEWS.COM-Meskipun sumber Vitamin D, radiasi matahari (UVA, UVB, UVC) adalah ancaman nyata bagi kesehatan. Radiasi ini bekerja diam-diam merusak DNA dan bersifat kumulatif; kerusakan sel hari ini mungkin baru bermanifestasi sebagai penuaan dini, katarak, hingga penyakit kulit kronis dalam 10–20 tahun ke depan.

Berikut Bahaya Utama Radiasi Sinar Matahari:

1. Karsinoma (Kanker Kulit)

Paparan sinar UV yang intens dapat merusak DNA dalam sel kulit. Jika tubuh gagal memperbaiki kerusakan ini, sel akan tumbuh tidak terkendali dan memicu kanker kulit, termasuk jenis yang paling mematikan, yaitu melanoma.

2. Penuaan Dini (Photoaging)

Sinar UVA menghancurkan serat kolagen dan elastin di kulit. Akibatnya, kulit kehilangan elastisitasnya, muncul kerutan lebih cepat, bintik hitam (flek), dan tekstur kulit yang kasar atau "berkulit badak".

3. Kerusakan Mata (Fotokeratitis & Katarak)

Mata yang sering terpapar radiasi tanpa perlindungan berisiko mengalami katarak atau kekeruhan lensa. Dalam jangka pendek, paparan ekstrem dapat menyebabkan sunburn pada kornea (fotokeratitis) yang sangat menyakitkan.

4. Penekanan Sistem Imun

Radiasi UV yang berlebihan ternyata dapat menekan sistem kekebalan tubuh di area kulit, sehingga kulit menjadi lebih rentan terhadap infeksi bakteri dan jamur.(*)

BACA JUGA:Gen Z Harus Tahu! Sering Capek Tanpa Sebab? Waspada Kurangnya Paparan Sinar Matahari

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: