Apakah Kamu Termasuk Hoarder? Kenali Tanda-Tandanya Disini!
Ilustrasi Hoarding Disorder-Foto : Pinterest-
Hoarding Disorder: Gangguan Mental yang Perlu Diwaspadai
Hoarding disorder atau gangguan menimbun adalah salah satu bentuk dari obsessive compulsive disorder (OCD), yang ditandai dengan keinginan kuat dan rasa cemas berlebihan saat harus membuang barang-barang yang sudah tidak berguna. Penderitanya sering merasa perlu menyimpan berbagai barang bekas karena khawatir akan membutuhkannya di kemudian hari. Meski sepintas tampak seperti bentuk kemalasan, kondisi ini sebenarnya adalah gangguan psikologis yang bisa memengaruhi kualitas hidup seseorang.
Seperti halnya OCD dan gangguan mental lainnya, hoarding disorder juga perlu mendapatkan perhatian dan perawatan khusus. Jika kamu atau orang di sekitarmu memiliki kebiasaan menimbun barang-barang yang tidak diperlukan dan merasa sulit untuk berhenti, sebaiknya segera konsultasikan dengan tenaga profesional seperti psikolog atau psikiater. Jika dibiarkan tanpa penanganan, kondisi ini bisa memperparah stres dan kecemasan, bahkan menyebabkan penderitanya menarik diri dari lingkungan sosial. Mereka mungkin merasa malu dengan kebiasaannya, namun tidak tahu cara untuk mengatasinya.
Penyebab dan Faktor Pemicu Hoarding Disorder
Sama seperti banyak gangguan kejiwaan lainnya, penyebab pasti hoarding disorder masih belum diketahui secara jelas. Namun, para ahli menyimpulkan bahwa gangguan ini bisa dipicu oleh berbagai faktor yang saling berkaitan, seperti berikut:
1. Keyakinan bahwa Barang Masih Bisa Digunakan
Penderita hoarding disorder sering berpikir bahwa barang bekas masih memiliki nilai guna, sehingga memutuskan untuk menyimpannya. Padahal, banyak barang seperti botol plastik sekali pakai atau wadah makanan seharusnya tidak dipakai kembali. Keyakinan ini bahkan bisa meluas ke benda besar seperti televisi rusak, yang dianggap masih bisa diperbaiki, namun akhirnya hanya jadi tumpukan barang tak terpakai.
2. Rasa Puas dan Nilai Emosional
Menurut Anxiety and Depression Association of America, sebagian orang merasa puas atau tenang ketika menyimpan barang-barang tertentu, terutama jika memiliki kenangan khusus. Contohnya adalah tiket bioskop lama yang dianggap simbol momen berharga. Ketika barang seperti ini dibuang, penderita bisa merasakan kehilangan emosional.
BACA JUGA:Ini Manfaat Musik Bagi Kesehatan Mental dan Fisik, Dengarkan!
3. Terkait Gangguan Mental Lain
Karena hoarding disorder merupakan bagian dari spektrum OCD, maka tidak jarang pengidapnya juga mengalami gangguan mental lain seperti kecemasan berlebihan atau depresi, yang turut memperparah perilaku menimbun.
4. Pengalaman Traumatis di Masa Lalu
Perilaku menimbun bisa berkembang setelah seseorang mengalami peristiwa yang menyakitkan atau traumatis, seperti kehilangan orang tercinta, perceraian, atau musibah seperti kebakaran. Trauma semacam ini bisa memicu keinginan untuk menyimpan barang sebanyak mungkin sebagai cara untuk menghadapi rasa takut kehilangan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
