"Iya, dimintai keterangan selaku dulu saat menjadi kepala daerah terkait adanya permasalahan proyek SPAM di dinas terkait," ujarnya singkat kala itu.
Hingga pukul 21.22 WIB, tim Kejati Lampung masih belum beranjak, dan tidak satu pun keterangan resmi keluar dari rumah yang diselimuti misteri itu.
Puluhan jurnalis dari berbagai platform media masih tampak setia berjaga di balik pagar dalam dinginnya malam, menantikan secercah kejelasan dari aparat penegak hukum.
Di sisi lain, Kasi Penkum Kejati Lampung, Ricky Ramadhan, ketika dikonfirmasi, justru menyatakan belum mendapatkan informasi mengenai operasi penggeledahan yang sedang berlangsung.
"Belum termonitor, saya belum dapat informasi, nanti kalau ada kabar dari bidang teknis akan saya sampaikan," kilahnya via WhatsApp.
Kasus ini memiliki dimensi politik yang menyengat. Dendi Ramadhona adalah mantan Bupati Pesawaran yang baru saja lengser. Ironisnya, istrinya sendiri, Nanda Indira Bastian, saat ini menjabat sebagai Bupati Pesawaran untuk periode 2025–2030.
Penggeledahan dan penyelidikan ini pun menjadi sorotan tajam publik, mengingat dugaan masalah pada proyek tersebut terjadi tepat saat Dendi masih berkuasa.
Publik kini menunggu, apakah penggeledahan dramatis ini akan berujung pada penetapan tersangka dan mengungkap siapa dalang di balik korupsi SPAM Rp 8 miliar.(*)