BANDARLAMPUNG, RADARTVNEWS. COM - Berlari adalah olahraga yang sederhana, murah, dan penuh manfaat. Meski begitu, banyak orang merasakan jantung berdebar kencang saat melakukan aktivitas ini. Kondisi tersebut sebenarnya normal karena tubuh bekerja lebih keras untuk memompa darah dan oksigen. Namun, jika terlalu berlebihan, tentu bisa membuat tubuh terasa tidak nyaman bahkan mengganggu performa.
BACA JUGA:Tips and Trik untuk Warga Lampung: Mulai Lari dengan Cara Sederhana dan Sehat Detak jantung yang terlalu cepat bisa dipicu oleh banyak hal, mulai dari intensitas lari yang tinggi, kurangnya asupan cairan, hingga faktor gaya hidup seperti konsumsi kafein atau stres. Karena itu, penting bagi pelari pemula maupun berpengalaman untuk mengetahui cara sederhana menjaga ritme jantung tetap stabil. Mengendalikan jantung yang berdetak kencang saat berlari tidak hanya membantu menjaga stamina, tapi juga mencegah risiko cedera dan gangguan kesehatan. Dengan teknik yang tepat, tubuh akan lebih cepat beradaptasi terhadap aktivitas fisik sehingga lari terasa lebih aman dan nyaman. BACA JUGA:Langkah Lebar atau Langkah Cepat, Mana yang Lebih Baik Saat Lari Kabar baiknya, ada beberapa cara praktis yang bisa langsung diterapkan untuk mengurangi jantung berdebar saat berlari. Berikut langkah-langkah sederhana yang efektif menjaga irama jantung agar tetap terkendali. 1. Latih Teknik Pernapasan Bernapas dengan pola yang teratur akan membantu menenangkan detak jantung. Gunakan ritme pernapasan seperti menarik napas lewat hidung dalam beberapa langkah lalu menghembuskan melalui mulut. Cara ini memberi sinyal ke tubuh untuk menurunkan intensitas kerja jantung. 2. Cukupi Kebutuhan Cairan Dehidrasi membuat jantung harus bekerja lebih keras untuk mengalirkan darah. Pastikan tubuh mendapat cukup cairan dengan minum air sebelum, selama, dan setelah berlari agar aliran darah tetap lancar. BACA JUGA:2 Pelari Nasional Bersinar di Titan Run 2025 3. Kurangi Kecepatan Lari Jika merasa jantung berdetak terlalu kencang, coba turunkan kecepatan lari. Bisa juga beralih ke jalan cepat sebentar sebelum kembali berlari. Dengan begitu, tubuh punya waktu untuk menyesuaikan diri. 4. Lari Secara Bertahap Hindari langsung memaksakan jarak atau tempo tinggi. Biasakan tubuh beradaptasi dengan intensitas yang ringan terlebih dahulu, lalu tingkatkan sedikit demi sedikit secara konsisten. 5. Hindari Kafein Sebelum Berlari Kopi atau minuman berkafein bisa memicu jantung berdebar lebih cepat. Jika ingin lari dengan kondisi tubuh yang lebih tenang, sebaiknya hindari konsumsi kafein sebelum beraktivitas. 6. Redakan Stres dan Kecemasan Kondisi mental yang tegang juga berpengaruh pada detak jantung. Lakukan relaksasi, meditasi, atau pernapasan dalam sebelum mulai berlari untuk membuat tubuh lebih siap. 7. Tambahkan Latihan Kekuatan Selain berlari, lakukan latihan beban atau bodyweight exercise seperti push-up, squat, atau plank. Otot yang kuat akan mendukung kerja jantung lebih efisien saat lari. Mengendalikan detak jantung saat berlari bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan cara yang tepat. Dengan pernapasan yang benar, hidrasi cukup, pengaturan kecepatan, serta gaya hidup yang mendukung, tubuh akan lebih mudah menjaga ritme jantung tetap stabil. BACA JUGA:Target Kilometer: Panduan Agar Lari Lebih Terarah Ingatlah, olahraga harus membawa manfaat positif, bukan membuat tubuh tertekan. Jadi, jalani lari dengan santai, dengarkan sinyal tubuh, dan terapkan tips di atas agar aktivitas berlari terasa lebih sehat, nyaman, dan menyenangkan. BACA JUGA:Review Lengkap Nike Pegasus 40Tips Sederhana Menstabilkan Jantung Berdebar Ketika Berlari
Kamis 21-08-2025,15:21 WIB
Reporter : MG 06 Abdul Rohman
Editor : Hendarto Setiawan
Tags : #sportrun
#seputarlari
#runupdate
#runtoday
#runningupdae
#runningnews
#runheadline
#lariindonesia
#inforun
#beritalari
Kategori :
Terkait
Kamis 21-08-2025,15:21 WIB
Tips Sederhana Menstabilkan Jantung Berdebar Ketika Berlari
Terpopuler
Senin 27-07-2026,09:55 WIB
Forum Pertemuan PKK, Ruang Silaturahmi & Penyampaian Proker Kelompok 80 KKL- PPM Universitas Malahayati
Senin 27-07-2026,11:46 WIB
Diabetes Kini Tak Kenal Umur, Waspada Mengintai Kaum Gen Z
Senin 27-07-2026,19:09 WIB
Investasi Awet Muda di 2026, Turun Berat Badan Jadi Kunci Kesehatan Metabolik dan Awet Muda
Senin 27-07-2026,19:11 WIB
MER-C Indonesia Medical Center Terapkan Sistem Digital untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan di Gaza
Senin 27-07-2026,18:17 WIB
Atlet Polri Borong Medali di Kejuaraan Internasional, Harumkan Nama Indonesia
Terkini
Senin 27-07-2026,23:09 WIB
Timnas Indonesia Hajar Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
Senin 27-07-2026,23:05 WIB
Tegaskan Komitmen Moral, Bupati Parosil Mabsus Tolak Aktivitas LGBT di Lampung Barat
Senin 27-07-2026,22:24 WIB
Tragedi Truk di Pasuruan Jadi Alarm Keras Pengawasan Kendaraan Berat di Jalur Padat
Senin 27-07-2026,22:21 WIB
Mengintai di Balik Segelas Kopi Creamy: Ancaman Diabetes, Stroke, hingga Kanker bagi Generasi Muda
Senin 27-07-2026,22:08 WIB