Sering Capek Terus!! Bisa Jadi Jam Tidur Kamu Bermasalah
Jam Tidur Bermasalah-Mona Amel-Pinterest
RADARTVNEWS.COM - Belakangan ini, banyak orang mengeluh cepat capek meski aktivitasnya tidak terlalu berat. Bangun tidur rasanya belum segar, siang hari gampang mengantuk, dan malam justru sulit tidur. Anehnya, kondisi ini sering dianggap wajar dan akhirnya dibiarkan begitu saja. Padahal, tanpa disadari, ada kebiasaan sehari-hari yang diam-diam menguras energi tubuh.
Salah satu penyebab paling umum adalah jam tidur yang semakin tidak teratur. Banyak orang merasa sudah tidur cukup, padahal kualitas tidurnya buruk. Sebelum tidur masih sibuk menatap layar ponsel, menonton video, atau scrolling media sosial tanpa tujuan jelas. Awalnya hanya berniat sebentar, tapi tiba-tiba waktu sudah lewat tengah malam.
Kebiasaan ini membuat tubuh sulit masuk ke fase istirahat yang benar-benar pulih. Akibatnya, meski durasi tidur terlihat cukup, badan tetap terasa lelah keesokan harinya. Hal ini makin parah ketika harus bangun pagi untuk bekerja atau beraktivitas, sementara tubuh sebenarnya belum siap.
Selain pola tidur, gaya hidup serba cepat juga ikut berperan. Banyak orang terbiasa multitasking, berpindah dari satu tugas ke tugas lain tanpa jeda. Otak terus dipaksa aktif, bahkan saat tubuh sebenarnya butuh istirahat. Lama-kelamaan, kelelahan mental ini menumpuk dan berdampak pada kondisi fisik.
Menariknya, rasa capek ini sering ditutupi dengan kopi atau minuman berkafein. Saat mulai mengantuk, solusinya langsung minum kopi. Efeknya memang terasa sesaat, tapi setelah itu tubuh justru makin lelah. Tanpa sadar, pola ini diulang setiap hari dan membuat tubuh semakin bergantung pada stimulan.
Fenomena ini banyak dialami oleh anak muda dan pekerja produktif. Malam hari dianggap sebagai waktu bebas setelah seharian sibuk, sehingga digunakan untuk hiburan. Namun, waktu istirahat justru tergerus. Akhirnya, tubuh tidak pernah benar-benar mendapatkan waktu pemulihan yang cukup.
Yang membuat kondisi ini berbahaya adalah karena kelelahan kronis sering dianggap normal. Banyak orang tetap memaksakan diri beraktivitas meski tubuh sudah memberi tanda. Konsentrasi menurun, emosi lebih mudah naik, dan produktivitas perlahan menurun.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: