TechChina Ikut Indonesia Rancang Aturan baru untuk Kecerdasan Buatan (AI)

TechChina Ikut Indonesia Rancang Aturan baru untuk Kecerdasan Buatan (AI)

Ilustrasi-Pinterest: Prachi Singhal-

RADARTVNEWS.COM - Teknologi Kecerdasan Buatan (AI) semakin berkembang dan memperlihatkan dampak negatif, meskipun bisa dibilang banyak manfaat yang bisa diambil dari AI.

Jika tak digunakan dan diarahkan dengan baik, AI bisa membawa petaka bagi keselamatan manusia.

Bukan hanya berpotensi mendatangkan krisis Listrik dan air, AI juga sudah memunculkan krisis chip global yang memengaruhi harga perangkat elektronik.

Terlepas dari itu, AI juga mendatangkan kekhawatiran soal etika, privasi, dan keselamatan Masyarakat di ranah digital.

Hal ini juga mendorong China merancangkan aturan baru untuk melindungi Masyarakat dalam menggunakan AI.

Aturan tersebut dirancang untuk produk dan layanan AI yang berorientasi pada konsumen.

Yakni layanan dengan sifat kepribadian seperti manusia dan melibatkan interaksi emosional penggunanya, dikutip dari Reuters, akhir 2025 lalu.

Sasaran aturan adalah produk dan layanan dengan pola piker, gaya komunikasi, interaksi secara emosional menggunakan tools seperti teks, gambar, audio, hingga video.

Aturan tersebut akan menggunakan pendekatan kewajiban Perusahaan AI dalam menyediakan produknya kepada Masyarakat, seperti menyediakan peringatan pada penggunaan yang berlebihan.

Penyedia Layanan juga wajib membangun berbagai sistem terkait hal tersebut.

Mulai dari tinjauan algoritma, keamanan data, dan perlindungan informasi pribadi.

Peta Jalan AI di Indonesia juga telah lama Menyusun Peta Jalan AI dan etika AI.

Draf akan ditandatangan Presiden Prabowo Subianto di awal tahun 2026 mendatang. 

“Kami mungkin sampaikan disini karena ini yang ditunggu-tunggu juga oleh para pelaku industry Bahwa pemerintah sudah selesai, sudah 90% selesai untuk peta jalan AI dan juga AI ethics” ucap Menteri Komunikasi dan Digital (Komidigi), Meutya Hafid, dalam acara Deklarasi Arah Indonesia Digital: Terhubung, Tumbuh, Terjaga, di Jakarta, beberapa saat lalu.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: