BANNER HEADER DISWAY HD

Pengangguran AS Sentuh Level Tertinggi 4 Tahun, Pertumbuhan Lapangan Kerja Melemah

Pengangguran AS Sentuh Level Tertinggi 4 Tahun, Pertumbuhan Lapangan Kerja Melemah

--ISTIMEWA

RADARTVNEWS.COM – Pasar tenaga kerja Amerika Serikat (AS) melemah signifikan pada Agustus 2025. Data Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) menunjukkan lapangan kerja nonpertanian hanya bertambah 22.000, turun jauh dibanding Juli yang sempat naik 79.000 setelah revisi. Tingkat pengangguran pun meningkat menjadi 4,3 persen, mendekati level tertinggi dalam empat tahun terakhir.

BLS melaporkan bahwa penambahan lapangan kerja pada Agustus jauh di bawah perkiraan ekonom yang memproyeksikan 76.500 pekerjaan baru. Bahkan, lembaga tersebut mencatat penurunan lapangan kerja pada Juni, yang menjadi kontraksi pertama sejak 2020. Rata-rata pertumbuhan lapangan kerja dalam tiga bulan terakhir hanya 29.000, anjlok dari 82.000 pada periode yang sama tahun lalu.

Institute for Supply Management juga melaporkan kontraksi lapangan kerja di sektor jasa selama tiga bulan berturut-turut. Kondisi ini menambah tekanan pada perekonomian AS yang tengah dibayangi kebijakan perdagangan proteksionis dan ketidakpastian ekonomi global. Banyak perusahaan menahan perekrutan akibat tarif impor tinggi, pembatasan imigrasi, serta kebijakan pemangkasan pegawai publik yang diberlakukan pemerintahan Donald Trump.

BACA JUGA:Ketegangan antara Donald Trump dan Walmart Terkait Tarif Impor, Siapa Dirugikan ?

Direktur Riset Ekonomi Indeed untuk Amerika Utara, Laura Ullrich, menilai perlambatan ini mencerminkan tekanan besar terhadap perekonomian. “Penambahan hanya 22.000 lapangan kerja pada Agustus serta penurunan dari bulan-bulan sebelumnya menunjukkan ekonomi berada di bawah ketidakpastian yang sangat besar,” ujarnya dikutip CNN International, Minggu (7/9/2025).

Laporan BLS juga mencatat klaim awal tunjangan pengangguran naik menjadi 237.000, meningkat 8.000 dari pekan sebelumnya. Sementara itu, partisipasi angkatan kerja naik tipis menjadi 62,3 persen dari 62,2 persen, dengan peningkatan 436.000 orang, sebagian besar dari kalangan pekerja yang kembali mencari pekerjaan.

Sektor perawatan kesehatan menjadi satu-satunya penopang signifikan dengan penambahan 46.800 pekerjaan pada Agustus. Namun, sektor tersebut hanya mencakup 15 persen dari total lapangan pekerjaan nasional. “Bagi 85 persen pekerja, mereka tidak melihat banyak lapangan kerja yang bertambah,” ujar Kepala Ekonomi LinkedIn Amerika, Kory Kantenga.

Data sensus ketenagakerjaan dan upah terbaru bahkan diperkirakan dapat memicu revisi penurunan lapangan kerja hingga 800.000. Kondisi ini memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan segera menurunkan suku bunga untuk mendorong pemulihan ekonomi. Para analis kini menilai AS berada di ambang resesi jika tren pelemahan tenaga kerja terus berlanjut hingga akhir tahun.

BACA JUGA:Emas Antam Pecah Rekor, Sentuh Rp 2,06 Juta per Gram

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait