Keutamaan 10 Malam Terakhir Ramadhan: Buruan Lailatul Qadar

Keutamaan 10 Malam Terakhir Ramadhan: Buruan Lailatul Qadar

Keutamaan 10 Malam Terakhir Ramadhan-Dairysia-Pinterest

RADARTVNEWS.COM - Bulan Ramadhan telah memasuki babak final yang paling ditunggu. Jika sepuluh hari pertama adalah fase rahmat dan sepuluh hari kedua adalah fase maghfirah, maka sepuluh malam terakhir adalah fase pembebasan dari api neraka. Inilah puncak dari seluruh rangkaian ibadah Ramadhan, saat di mana umat Islam berlomba-lomba meraih kemuliaan yang tak tertandingi: Lailatul Qadar.

 

Rasulullah SAW memberikan teladan luar biasa dalam menyambut sepuluh malam terakhir ini. Dari Aisyah RA, beliau berkata: "Adalah Rasulullah SAW apabila memasuki sepuluh malam terakhir (dari bulan Ramadhan), beliau mengencangkan kainnya (menjauhi istri-istrinya untuk fokus ibadah), menghidupkan malam-malamnya dengan ibadah, dan membangunkan keluarganya untuk beribadah." (HR. Bukhari dan Muslim). Hadits ini mengajarkan kita tiga hal penting: fokus total pada ibadah, menghidupkan malam dengan qiyamul lail, dan melibatkan keluarga dalam meraih kemuliaan.

 

Mengapa Sepuluh Malam Terakhir Begitu Istimewa?

 

Keistimewaan utamanya adalah keberadaan Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Qadr: "Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan." (QS. Al-Qadr: 3). Beribadah pada malam ini setara dengan beribadah selama 83 tahun lebih. Subhanallah, sebuah bonus luar biasa dari Allah bagi hamba-hamba-Nya yang berusaha.

 

Lailatul Qadar turun pada salah satu malam ganjil di sepuluh malam terakhir, yakni malam 21, 23, 25, 27, atau 29. Para ulama menganjurkan untuk tidak berfokus mencari tanggal pastinya, melainkan memperbanyak ibadah di semua malam-malam ganjil tersebut.

 

Amalan Utama di 10 Malam Terakhir:

 

1. I'tikaf (Berdiam Diri di Masjid)

I'tikaf adalah sunnah muakkadah yang sangat dianjurkan. Dengan berdiam diri di masjid, kita memutus sementara urusan dunia untuk fokus bermunajat kepada Allah. Aktivitas selama i'tikaf bisa diisi dengan shalat sunnah, membaca Al-Qur'an, berdzikir, dan berdoa.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: