TKO Rodtang Jitmuangnon Picu Perdebatan, Netizen Terbelah Soal “Settingan”

TKO Rodtang Jitmuangnon Picu Perdebatan, Netizen Terbelah Soal “Settingan”

Rodtang Vs Takeru-f_rin-Pinterest

RADARTVNEWS.COM -  Laga terbaru yang melibatkan Rodtang Jitmuangnon kembali menjadi sorotan publik, bukan hanya karena hasil pertandingan, tetapi juga karena reaksi netizen yang ramai memperdebatkan momen TKO yang terjadi di atas ring.

 

Dalam pertarungan di ajang ONE Championship, Rodtang harus menerima kekalahan TKO dari lawannya, Takeru Segawa. Pertandingan tersebut berlangsung sengit sejak awal, bahkan di ronde pertama sudah terjadi beberapa knockdown yang membuat penonton tegang. Hingga akhirnya, pertarungan berakhir dengan TKO di ronde akhir. 

 

Namun, alih-alih hanya membahas teknik dan jalannya laga, sebagian netizen justru menyoroti hasil tersebut dengan berbagai spekulasi. Di media sosial, muncul komentar yang menyebut bahwa ending pertandingan terasa “tidak biasa” atau bahkan disebut sebagai “scripted” oleh sebagian penggemar.

 

Meski begitu, banyak juga yang membantah anggapan tersebut. Mereka menilai bahwa hasil TKO tersebut murni karena performa lawan yang tampil sangat dominan, terutama setelah berhasil menjatuhkan Rodtang beberapa kali sepanjang pertandingan. Dari sisi teknis, kekalahan itu dinilai wajar dalam dunia kickboxing yang memang penuh risiko.

 

Perdebatan ini semakin besar karena sosok Rodtang sendiri dikenal sebagai petarung dengan daya tahan luar biasa. Julukan “Iron Man” yang melekat padanya membuat banyak orang sulit percaya bahwa ia bisa kalah secara TKO, sehingga memicu berbagai opini liar di kalangan netizen.

 

Di sisi lain, belum ada bukti resmi atau pernyataan dari pihak ONE Championship yang mendukung klaim adanya “settingan” dalam pertandingan tersebut. Dalam dunia olahraga profesional, hasil pertandingan tetap ditentukan oleh performa atlet di dalam ring serta keputusan wasit.

 

Fenomena ini menunjukkan bagaimana kekuatan media sosial bisa membentuk opini publik dengan cepat. Satu momen dalam pertandingan bisa memicu berbagai spekulasi, meskipun belum tentu didukung fakta yang jelas.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: