BANNER HEADER DISWAY HD

Padel dan Tenis: Olahraga Raket Mirip Tapi Berbeda, Simak Perbedaan dan Keunikannya

Padel dan Tenis: Olahraga Raket Mirip Tapi Berbeda, Simak Perbedaan dan Keunikannya

--

RADARTVNEWS.COM – Padel dan tenis adalah dua olahraga raket yang sangat mirip namun memiliki sejumlah perbedaan mendasar yang membuat keduanya unik. Popularitas padel yang mulai berkembang pesat di Indonesia, mendorong banyak orang penasaran tentang bagaimana bedanya olahraga ini dengan tenis yang sudah lebih dulu dikenal luas.

Padel merupakan olahraga raket yang berasal dari Meksiko pada tahun 1969. Permainan ini dilakukan di lapangan yang berukuran 20 x 10 meter, yang dikelilingi oleh dinding kaca atau kawat yang berfungsi sebagai bagian aktif dari permainan. Sedangkan tenis dimainkan di lapangan yang jauh lebih besar, sekitar 23,77 x 8,23 meter untuk permainan tunggal, dan tanpa dinding yang menjadi bagian dari lapangan.

Dalam padel, pemain memanfaatkan pantulan bola dari dinding untuk melanjutkan permainan mirip dengan squash, sedangkan tenis mengharuskan bola tidak keluar area lapangan dan tanpa interaksi dengan dinding.​

Alat yang digunakan juga berbeda. Raket padel lebih kecil, padat, tanpa senar dan memiliki lubang agar lebih mudah dikontrol, sementara raket tenis memiliki senar yang memungkinkan pukulan dengan variasi spin dan kekuatan lebih besar. Bola padel bertekanan lebih rendah sehingga pantulannya lebih lambat dibanding bola tenis yang lebih keras dan pantulannya lebih tinggi.​

BACA JUGA:Mengenal Olahraga Padel: Perpaduan Seru Tenis dan Squash yang Makin Populer

Dalam hal permainan, padel biasanya dimainkan dalam format ganda (2 lawan 2) dengan servis yang dilakukan dari bawah. Tenis bisa dimainkan tunggal atau ganda, dengan servis dari atas kepala.

Padel menitikberatkan strategi memanfaatkan pantulan bola dari dinding dan penguasaan posisi, sedangkan tenis lebih pada teknik pukulan kuat dan strategi reli panjang di lapangan luas. Oleh karena itu, padel relatif lebih mudah dipelajari dan lebih cepat membuat pemain baru merasa nyaman bermain.​

Dari sisi manfaat kesehatan, kedua olahraga ini sama-sama menuntut cardio yang bagus, koordinasi tangan dan mata, serta penguatan otot tubuh bagian atas dan kaki. Padel cenderung cocok untuk pemain yang ingin bermain secara sosial dan menikmati permainan yang kaya strategi tanpa membutuhkan stamina besar. Sedangkan tenis menantang stamina, teknik, dan ketangkasan lebih kompleks, cocok untuk atlet yang menginginkan latihan intensif.​

Secara keseluruhan, padel dan tenis adalah olahraga yang seru dan bermanfaat, namun dengan karakteristik yang berbeda. Padel menawarkan kreasi permainan dinamis dengan bantuan dinding dan lapangan kecil, menonjolkan kecepatan dan kerjasama tim. Tenis menawarkan pilihan gaya permainan tunggal atau ganda dengan teknik dan stamina yang lebih menantang.

BACA JUGA:Padel First, Destinasi Olahraga Baru yang Sedang Hits di Bandar Lampung

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait