Baru Empat Hari Diresmikan, Playground Gratis Masjid Raya Al-Bakrie Mulai Alami Kerusakan
Ilustrasi-@infokyai-AKUN IG
BANDAR LAMPUNG, RADARTVNEWS.COM - Playground gratis yang berada di kawasan Masjid Raya Al-Bakrie jadi sorotan publik. Baru empat hari diresmikan, sejumlah fasilitas permainan anak di area tersebut sudah mengalami kerusakan. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai kualitas pembangunan dan pentingnya perawatan fasilitas publik, terutama yang diperuntukkan bagi anak-anak.
Playground gratis ini disambut dengan antusias oleh masyarakat. Setiap hari, area permainan tersebut dipadati anak-anak bersama keluarga yang ingin menikmati sarana bermain baru di pusat kota. Namun sayangnya, ramainya pengunjung tidak dibarengi dengan daya tahan fasilitas yang memadai. Beberapa aspal dan permainan sudah terlihat mulai rusak, cat mengelupas, hingga komponen yang goyah sehingga berpotensi membahayakan keselamatan anak.
BACA JUGA:Masjid Raya Al-Bakrie Hadirkan Sistem Smart Parking, Gratis Hingga 13 Oktober 2025
Fenomena kerusakan cepat pada fasilitas publik bukan hal baru di Indonesia. Mengutip Kompas (2024), sejumlah taman kota dan sarana bermain di berbagai daerah juga kerap menghadapi masalah serupa, mulai dari kualitas material yang rendah hingga minimnya pengawasan setelah fasilitas dibuka untuk umum. Kondisi ini semakin menegaskan bahwa pembangunan sarana publik tidak hanya berhenti pada proses peresmian, tetapi juga menyangkut aspek kualitas dan keberlanjutan pemeliharaan.
Selain soal kualitas, perawatan rutin juga memegang peran penting. Tanpa adanya pengawasan berkala, fasilitas yang awalnya dirancang untuk memberikan kebahagiaan bagi masyarakat justru bisa menjadi sumber risiko. Playground yang rusak dapat menyebabkan kecelakaan, terutama karena penggunanya adalah anak-anak yang masih rentan terhadap cedera.
Masalah ini seharusnya menjadi refleksi bersama. Pemerintah daerah dan pihak pengelola masjid perlu menyiapkan standar pengadaan sarana publik yang lebih ketat. Material yang dipakai harus sesuai standar keamanan internasional untuk playground anak.
Di sisi lain, masyarakat juga memiliki peran dalam menjaga fasilitas umum. Kesadaran untuk menggunakan sarana dengan bijak, tidak merusak, dan ikut melaporkan kerusakan yang ditemukan, dapat membantu memperpanjang usia pakai playground.
BACA JUGA:Masjid Raya Al-Bakrie Diresmikan Hari Ini, Sholat Jum'at Perdana Digelar
Kasus playground Masjid Raya Al-Bakrie ini menjadi pengingat nyata bahwa membangun fasilitas publik saja tidak cukup. Yang lebih penting adalah memastikan kualitas, keamanan, dan keberlanjutan perawatannya, sehingga benar-benar dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
