Komdigi sendiri memiliki peran dalam pengembangan ekosistem digital nasional. Salah satu unit di bawah kementerian tersebut, misalnya, bertugas menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang infrastruktur digital.
Pengalaman pemagangan di lingkungan kementerian dapat menjadi ruang bagi peserta untuk mengenal proses kerja pemerintahan sekaligus mengembangkan keterampilan profesional sesuai bidang yang tersedia.
Pada awal 2026, Pusat Pengembangan Talenta Digital BPSDM Komdigi juga mencatat pelaksanaan Program Pemagangan Nasional Batch 2 untuk posisi AI Engineer, dengan sembilan peserta terpilih. Komdigi menyebut program tersebut dirancang bukan sekadar memberikan pengalaman kerja, tetapi juga menjadi wadah bagi peserta untuk belajar dan berkontribusi secara nyata. (BPSDM Komunikasi dan Digital)
Bukan Sekadar Mencari Pengalaman
Program Pemagangan Nasional 2026 secara keseluruhan menargetkan 150.000 peserta, lebih tinggi dibandingkan kuota 100.000 peserta pada 2025. Pada Batch 2 Angkatan II, sebanyak 50.000 kuota disediakan. Peserta juga mendapatkan uang saku yang disebut setara dengan Upah Minimum Provinsi atau Upah Minimum Kabupaten/Kota.
Yassierli menegaskan bahwa kualitas proses belajar selama pemagangan juga menjadi perhatian pemerintah.
“Mitra penyelenggara pemagangan perlu memastikan peserta mendapatkan kesempatan belajar dan pengalaman kerja yang relevan selama mengikuti pemagangan.”
Dengan demikian, program ini tidak hanya ditujukan untuk menambah pengalaman di CV, tetapi juga diharapkan memberikan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Bagi calon peserta yang ingin mengikuti kesempatan pemagangan di Komdigi, 3-8 September 2026 menjadi periode yang perlu diperhatikan. Informasi posisi, persyaratan, dan lowongan tersedia melalui mekanisme resmi Program Pemagangan Nasional/MagangHub setelah proses penayangan lowongan oleh mitra penyelenggara.