RADARTVNEWS.COM – Melalui unggahan di media sosial, Presiden Donald Trump mengungkapkan bahwa dirinya telah mengarahkan Biro Penjara untuk membangun ulang serta mengaktifkan kembali Penjara Alcatraz.
Penjara yang dikenal legendaris ini sudah lama tidak dipergunakan, yang sebelumnya ketika beroperasi digunakan untuk menghukum pelaku kriminal yang dianggap paling berbahaya di Amerika Serikat.
“Saya telah menginstruksikan Biro Penjara, bersama Departemen Kehakiman, FBI, dan Keamanan Dalam Negeri, agar membuka kembali fasilitas Alcatraz yang telah diperbesar dan diperbaharui secara menyeluruh, untuk menahan para penjahat paling berbahaya di negara ini.
Kita tidak bisa lagi tunduk pada para pelaku kekerasan, kelompok kriminal, dan aparat hukum yang enggan bertindak serta membiarkan pelanggar hukum masuk secara ilegal,” tulis Trump melalui unggahannya.
Ia juga menyatakan bahwa mengaktifkan kembali Alcatraz dapat menjadi lambang dari tegaknya hukum, ketertiban, dan keadilan.
Saat ditemui oleh wartawan di Gedung Putih pada Minggu malam, Trump menyebut bahwa itu hanyalah ide yang muncul karena banyaknya hakim yang menurutnya berpihak secara ekstrem dan ingin semua imigran ilegal diadili terlebih dahulu.
BACA JUGA:Mengenal Greenland: Pulau yang Diinginkan Trump, Apa Saja Keunikannya?
“Saya rasa karena banyak hakim berpandangan radikal, mereka ingin memberikan proses pengadilan kepada setiap orang yang masuk ke negara ini secara tidak sah,” katanya. “Dan itu berarti akan terjadi jutaan sidang,” tambahnya.
Trump mengungkapkan bahwa, walaupun Alcatraz memiliki sejarah yang kelam, tetapi tetap hal ini merupakan sebuah simbol dari ketegasan hukum. “Tempat itu punya kisah panjang, dan menurut saya sudah saatnya kita mempertimbangkannya,” katanya
Penjara Alcatraz terletak di sebuah pulau tidak jauh dari pesisir San Francisco, dan dulunya dioperasikan sebagai lembaga pemasyarakatan federal selama hampir tiga dekade, sebelum ditutup pada tahun 1963 dengan alasan biaya pengelolaan yang terlalu besar, menurut informasi dari situs resmi Biro Penjara Amerika Serikat.
Nama "Alcatraz" diambil dari kata dalam bahasa Spanyol, yaitu "Alcatraces." Seorang penjelajah asal Spanyol bernama Juan Manuel de Ayala menjadi orang pertama yang menyusuri wilayah Teluk San Francisco pada tahun 1775.
Dalam ekspedisinya, ia memetakan wilayah tersebut dan memberi nama Alcatraces kepada salah satu dari tiga pulau yang ditemuinya.
Permukaan pulau yang didominasi batu karang membuatnya dijuluki The Rock.
--
Pulau Alcatraz dari Kejauhan yang menjadi tujuan Wisata di kota San Fransisco Amerika Serikat -Foto : Raden Eko Sarjono-radartv.disway.id
Alcatraz, sebuah pulau yang terletak di dekat pesisir San Francisco, Amerika Serikat, sudah lama terkenal sebagai tempat penjara dengan tingkat pengamanan yang sangat ketat. Penjara ini populer bukan hanya karena keamanannya, tapi juga karena sejumlah kriminal terkenal yang pernah mendekam di sana.
Beberapa tokoh kriminal besar seperti Al Capone dan George Kelly Barnes alias Machine Gun Kelly tercatat sebagai mantan narapidana.