Ingin Merasakan Survival Horror Selain Resident Evil?
--
BANDARLAMPUNG, RADARTVNEWS. COM-Ketika membicarakan genre survival horror, nama besar Resident Evil hampir selalu menjadi yang pertama terlintas di pikiran.
Namun, di luar bayang-bayangnya, ada seri game lain yang mampu menawarkan ketegangan, suasana mencekam, dan cerita yang tak kalah memikat, yaitu Metro.
Berbeda dengan zombie khas Resident Evil, Metro membawa pemain ke dunia pasca-apokaliptik yang gelap dan penuh ancaman di bawah reruntuhan Moskow.
Berdasarkan novel karya Dmitry Glukhovsky, Metro series menggabungkan elemen first-person shooter dengan horor atmosferik dan cerita yang mendalam.
Latar utamanya adalah terowongan kereta bawah tanah (metro) yang menjadi tempat berlindung manusia setelah perang nuklir memusnahkan sebagian besar peradaban.
Di permukaan, radiasi, cuaca ekstrem, dan makhluk mutan mematikan menunggu, sementara di bawah tanah ancaman datang dari kelaparan, konflik antar manusia, dan bahaya yang lebih misterius.
Seri ini memiliki tiga game utama:
Pertama, Metro 2033, yang memulai kisah Artyom, seorang pemuda yang terlibat dalam misi berbahaya untuk menyelamatkan stasiun tempat tinggalnya dari ancaman misterius bernama The Dark Ones.
Dengan atmosfer suram, sumber daya terbatas, dan musuh yang mematikan, game ini langsung dikenal karena kesan survival yang kental.
Kedua, Metro: Last Light, yang melanjutkan cerita langsung dari 2033. Game ini memperluas skala konflik, menghadirkan intrik politik antar fraksi di Metro, sekaligus meningkatkan kualitas gameplay dan grafis.
Walaupun lebih berorientasi aksi, unsur horor dan ketegangan tetap kuat, terutama saat menjelajahi terowongan gelap dan permukaan yang beracun.
Ketiga, Metro Exodus, yang membawa perubahan besar dengan memperkenalkan area semi-terbuka di luar Moskow.
Artyom dan kawan-kawan kini melakukan perjalanan dengan kereta bernama Aurora, meninggalkan terowongan untuk mencari tempat baru yang aman.
Meski lebih luas, game ini tetap mempertahankan rasa terisolasi dan horor, terutama di lokasi-lokasi berbahaya yang diwarnai cuaca ekstrem dan ancaman tak terduga.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
