Apa Benar Mobil Manual lebih Hemat Daripada Mobil Matic? Ini Faktanya

Apa Benar Mobil Manual lebih Hemat Daripada Mobil Matic? Ini Faktanya

ilustrasi transmisi manual dan matic-pinterest-

RADARTVNEWS.COM - Ketika menggunakan kendaraan pribadi terutama kendaraan roda empat, kemacetan menjadi momok yang menakutkan karena kemacetan dapat menambah waktu tempuh yang dibutuhkan untuk mencapai titik tujuan ketika berkendara. Selain itu, kendaraan harus melakukan banyak stop and go, yaitu kondisi kendaraan yang melaju secara tidak konstan dan mengalami banyak akselerasi dan deselerasi. Hal ini menyebabkan konsumsi bahan bakar kendaraan menjadi meningkat dikarenakan kendaraan memerlukan lebih banyak energi ketika bergerak dari kondisi diam, terutama kendaraan dengan transmisi otomatis karena sistem transmisi tersebut memerlukan lebih banyak energi dari mesin karena menggunakan teknologi torque converter.

Dari fenomena tersebut muncul pertanyaan "Apakah benar transmisi otomatis pada kendaraan lebih boros bahan bakar daripada transmisi manual?".

Faktanya transmisi manual bisa lebih hemat bahan bakar karena pengemudi mengendalikan mesin secara penuh, kendali penuh atas mesin ini dapat dieksploitasi dalam keadaan tertentu seperti jalanan ekstrim atau macet. Kendaraan dapat mengurangi gas dengan mengatur kopling sehingga otomatis putaran mesin menjadi lebih rendah dan mengurangi konsumsi bahan bakar. Namun perbedaan konsumsi bahan bakar antara transmisi manual dan otomatis hanya berbeda pada kondisi tertentu. Pada kondisi jalanan normal, konsumsi bahan bakar kendaraan dengan transmisi manual dan matic tidak memiliki perbedaan yang signifikan terlebih lagi perkembangan teknologi pada transmisi otomatis seperti teknologi DCT yang memiliki banyak perpindahan gigi hingga 10 percepatan dan CVT yang mengurangi konsumsi bahan bakar sehingga konsumsi bahan bakar kendaraan dengan transmisi otomatis bisa setara atau bahkan lebih hemat dibandingkan kendaraan dengan transmisi manual.

Selain faktor jenis transmisi, gaya mengemudi juga menjadi variabel yang sangat menentukan konsumsi bahan bakar kendaraan. Pengemudi yang sering melakukan akselerasi mendadak, menjaga putaran mesin pada RPM tinggi dalam waktu lama, atau kurang memperhatikan momentum kendaraan akan tetap menghasilkan konsumsi bahan bakar yang boros, baik pada kendaraan manual maupun otomatis. Sebaliknya, teknik berkendara yang halus, menjaga jarak aman agar tidak perlu sering melakukan pengereman mendadak, serta meminimalisir penggunaan rem kendaraan dapat membantu menekan penggunaan bahan bakar secara signifikan.

Perlu dipahami pula bahwa teknologi transmisi otomatis modern tidak lagi sepenuhnya bergantung pada torque converter konvensional. Banyak produsen telah mengembangkan sistem lock-up clutch pada torque converter untuk meminimalkan kehilangan tenaga akibat slip, sehingga efisiensinya semakin mendekati transmisi manual. Bahkan pada beberapa kondisi seperti perjalanan jarak jauh di jalan tol dengan kecepatan konstan, transmisi otomatis modern mampu menjaga putaran mesin pada titik paling efisien secara konsisten tanpa harus dikendalikan secara khusus oleh pengemudi

Dengan demikian, anggapan bahwa transmisi otomatis selalu lebih boros dibandingkan transmisi manual tidak sepenuhnya benar. Perbedaan konsumsi bahan bakar sangat dipengaruhi oleh kondisi jalan, teknologi kendaraan, serta perilaku pengemudi itu sendiri. Pada era kendaraan modern saat ini, efisiensi bahan bakar bukan lagi semata-mata ditentukan oleh pilihan antara manual atau otomatis, melainkan oleh bagaimana teknologi dan cara berkendara saling mendukung untuk mencapai performa yang optimal sekaligus hemat energi. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: