Benarkah Mencabut Uban Bisa Membuat Rambut Putih Tumbuh Lebih Banyak?
Ilustrasi Pria beruban-Pinterest-
RADARTVNEWS.COM – Mitos soal uban masih kerap terdengar dalam percakapan sehari- hari. Salah satunya, anggapan bahwa mencabut uban dapat membuat rambut putih tumbuh lebih banyak. Kepercayaan ini membuat sebagian orang memilih membiarkan uban, meski jumlahnya mulai bertambah.
Namun, secara medis, anggapan tersebut tidak sepenuhnya tepat.
Uban merupakan bagian dari proses alami tubuh. Rambut berubah warna menjadi putih atau abu- abu ketika produksi melanin, pigmen yang memberi warna pada rambut mulai menurun. Kondisi ini umumnya terjadi seiring bertambahnya usia, meski pada sebagian orang bisa muncul lebih awal.
Faktor di Balik Munculnya Uban
Kemunculan uban tidak hanya dipengaruhi oleh usia. Faktor genetik menjadi salah satu penentu utama, disusul pola hidup, tingkat stres, hingga kondisi kesehatan tertentu.
Karena itu, waktu munculnya uban pada setiap orang bisa berbeda- beda, tergantung pada faktor- faktor tersebut.
BACA JUGA:Ini Cara Merawat Rambut agar Tetap Halus dan Lembut Sehari-hari
Mencabut Uban, Mitos atau Fakta?
Di balik kekhawatiran yang beredar, mencabut satu helai uban sebenarnya tidak akan membuat uban lain tumbuh lebih banyak di area yang sama. Setiap helai rambut tumbuh dari satu folikel, dan satu folikel hanya menghasilkan satu batang rambut. Artinya, mencabut satu uban tidak akan memicu munculnya beberapa uban baru sekaligus.
Meski begitu, rambut yang tumbuh kembali dari folikel tersebut umumnya tetap berwarna putih karena produksi melanin di area tersebut telah berkurang.
Risiko Kebiasaan Mencabut Uban
Meski tidak menyebabkan uban bertambah, kebiasaan mencabut rambut tetap tidak dianjurkan. Jika dilakukan berulang, tindakan ini dapat merusak folikel rambut dan dalam jangka panjang berpotensi membuat rambut sulit tumbuh kembali.
Selain itu, mencabut rambut juga dapat memicu iritasi ringan pada kulit kepala. Terutama jika dilakukan dengan sering.
Cara Menyikapi Uban dengan Lebih Tepat
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: