Nanas Lampung Berhasil Guncang Pasar Dunia, Ini 5 Faktanya
ilustrasi buah nanas-pinterest-
RADARTVNEWS.COM – Siapa yang tidak kenal dengan nanas? Buah dengan mahkota berduri dan rasa asam-manis yang segar ini merupakan pemandangan lazim di meja makan warga Lampung. Namun, tahukah Bunda dan Ayah bahwa di balik bentuknya yang unik, nanas asal Provinsi Lampung memiliki reputasi yang sangat disegani di kancah internasional? Dari hamparan perkebunan luas di Lampung Tengah hingga masuk ke kaleng-kaleng di supermarket Eropa, nanas kita adalah "pahlawan devisa" yang nyata.
Bagi Sobat Radar yang selama ini hanya menganggap nanas sebagai bahan rujak atau selai isian nastar, berikut adalah 5 fakta menarik yang akan membuat kita semakin bangga dengan kekayaan alam tanah Lampung:
1. Lampung adalah "Raksasa" Nanas Kaleng Dunia
Fakta ini seringkali mengejutkan banyak orang. Provinsi Lampung, khususnya melalui perusahaan besar di Lampung Tengah, merupakan salah satu produsen nanas kaleng terbesar di dunia.
Triknya: Jika Bunda sedang bepergian ke luar negeri dan melihat nanas kaleng di rak toko, coba cek labelnya. Besar kemungkinan nanas tersebut berasal dari perkebunan di Lampung. Kita bukan hanya pemain lokal, tapi sudah menjadi penentu harga nanas di pasar global.
2. Buah yang "Memakan" Balik (Enzim Bromelain)
Pernahkah Bunda merasakan lidah yang sedikit gatal atau "cekit-cekit" setelah makan nanas dalam jumlah banyak? Itu bukan tanda alergi biasa, melainkan reaksi kimia yang unik.
Triknya: Nanas mengandung enzim Bromelain yang mampu memecah protein. Jadi, saat kita memakan nanas, enzim tersebut sebenarnya sedang bekerja memecah protein di lidah kita. Inilah alasan mengapa nanas sangat ampuh digunakan sebagai pengempuk daging alami saat memasak rendang atau sate.
3. Butuh Waktu Hampir Dua Tahun untuk Panen
Meskipun kita bisa menemukannya kapan saja di pasar tradisional Bandar Lampung, proses tumbuhnya nanas ternyata butuh kesabaran ekstra.
Triknya: Satu tanaman nanas hanya menghasilkan satu buah dalam satu siklus hidupnya. Dari mulai ditanam hingga siap petik, rata-rata dibutuhkan waktu sekitar 18 hingga 24 bulan. Inilah mengapa perawatan nanas di perkebunan sangat dijaga ketat, karena satu buah yang gagal berarti kehilangan waktu hampir dua tahun.
BACA JUGA:Manfaat Buah Pepaya bagi Kesehatan Tubuh
4. Mahkotanya Bisa Menjadi Tanaman Baru
Nanas adalah tanaman yang sangat "baik hati" karena kemudahannya untuk dikembangbiakkan kembali tanpa perlu biji yang rumit.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: