Inilah Alasan Kenapa Mobil Sedan dan Wagon Jarang Terlihat di Pasaran Indonesia

Inilah Alasan Kenapa Mobil Sedan dan Wagon Jarang Terlihat di Pasaran Indonesia

Ilustrasi St Wagon-Photo: Carscoops-Pinterest

RADARTVNEWS.COM - Pasar otomotif di Indonesia memiliki karakter yang cukup unik dibandingkan dengan negara lain. 

Jika di Eropa dan Amerika mobil sedan dan wagon masih cukup populer, di Indonesia kedua jenis mobil tersebut justru kurang diminati oleh masyarakat. Hal ini terlihat dari dominasi mobil jenis MPV dan SUV di jalan raya maupun dalam data penjualan kendaraan.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan mobil sedan dan wagon sulit bersaing di pasar otomotif Indonesia.

1. Persepsi Pasar

Di Indonesia, sedan sering dianggap sebagai mobil eksklusif atau kendaraan mewah. Persepsi ini membuat sedan tidak selalu dilihat sebagai mobil yang praktis untuk penggunaan sehari-hari bagi keluarga.

Sementara itu, mobil wagon yang populer di Eropa justru kurang dikenal oleh masyarakat Indonesia. 

Banyak konsumen bahkan tidak familiar dengan jenis kendaraan ini sehingga permintaannya pun sangat terbatas.

Hal ini disebabkan mobil dengan bentuk sedan pernah dikenakan pajak yang lebih tinggi dibanding jenis mobil lainnya seperti SUV, MPV, atau LMPV.

Walaupun peraturan tersebut sudah tidak berlaku, persepsi pasar terhadap mobil sedan masih bertahan sampai saat ini dan membuat sedan tetap minim peminat.

2. Kondisi Jalan di Indonesia

Faktor lain yang memengaruhi adalah kondisi jalan di beberapa daerah di Indonesia yang tidak selalu mulus. Banyak jalan yang memiliki permukaan tidak rata, berlubang, atau bahkan belum sepenuhnya beraspal.

Mobil sedan umumnya memiliki ground clearance yang lebih rendah dibandingkan SUV atau MPV. 

Hal ini membuat sedan lebih rentan menyentuh bagian bawah mobil ketika melewati jalan rusak, polisi tidur yang tinggi, atau banjir.

Karena alasan tersebut, banyak konsumen Indonesia lebih memilih kendaraan dengan ground clearance tinggi yang dianggap lebih aman untuk berbagai kondisi jalan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: