BANNER HEADER DISWAY HD

Dua Pebalap Muda Indonesia Siap Berlaga di Ajang MotoGP 2026

Dua Pebalap Muda Indonesia Siap Berlaga di Ajang MotoGP 2026

-Dok. Honda Team Asia-

RADARTVNEWS.COM – Kabar membanggakan datang dari dunia balap Tanah Air. Dua pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji, resmi diumumkan menjadi bagian dari Honda Team Asia untuk gelaran MotoGP musim 2026. Keduanya akan berlaga di dua kelas berbeda, membawa semangat Garuda di ajang balap motor paling bergengsi di dunia.

Veda Ega Pratama akan menjalani debutnya di kelas Moto3. Pebalap asal Gunungkidul itu naik ke level Grand Prix setelah tampil gemilang sebagai runner-up Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025. Meski baru akan berusia 17 tahun pada 23 November mendatang, Veda mendapat izin khusus untuk tampil lebih awal berkat prestasinya di ajang pembibitan pebalap muda tersebut.

Veda menjadi pebalap Indonesia pertama yang memanfaatkan aturan khusus bagi pembalap berprestasi dari kejuaraan kadet seperti JuniorGP dan Rookies Cup. Regulasi ini sebelumnya juga pernah digunakan Fabio Quartararo, yang kini dikenal sebagai juara dunia MotoGP. Langkah tersebut menjadi tonggak penting bagi karier Veda sekaligus sejarah baru bagi Indonesia di ajang Grand Prix.

Putra dari mantan pebalap nasional Sudarmono itu mulai mencuri perhatian sejak menjuarai Asia Talent Cup 2023. Prestasi tersebut mengantarkannya ke jalur pembinaan Honda Team Asia. Sejak saat itu, performanya terus meningkat hingga dinilai siap bersaing di level dunia.

Musim depan, Veda akan berduet dengan Zen Mitani, juara Asia Talent Cup 2024 yang juga naik ke Moto3. Keduanya dianggap sebagai generasi baru pembalap Asia yang diproyeksikan menjadi penerus nama-nama besar seperti Ai Ogura dan Somkiat Chantra, dua mantan pembalap Honda Team Asia yang kini bersaing di kelas utama MotoGP.

BACA JUGA:Persaingan Makin Panas, Berikut Jadwal Sprint Race MotoGP Malaysia 2025

Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, menyampaikan keyakinan terhadap dua pembalap debutan tersebut. “Veda menjadi Juara Asia Talent Cup 2023 dan Zen pada tahun 2024, jadi kami percaya mereka siap bersaing di level dunia dan akan tampil kuat di Moto3 musim depan,” ujarnya. Ia menegaskan, tim akan memberikan dukungan penuh agar keduanya berkembang maksimal.

Sementara itu, Mario Suryo Aji juga dipastikan melanjutkan kiprahnya bersama Honda Team Asia di kelas Moto2. Pembalap asal Magetan, Jawa Timur, itu akan menjalani musim kelimanya di Grand Prix. Mario sebelumnya tampil impresif dengan finis di posisi kesembilan pada GP Americas 2025, menjadi pebalap Indonesia pertama yang menembus 10 besar di kelas Moto2.

Capaian tersebut membuat tim memutuskan mempertahankannya untuk musim depan. Meski sempat mengalami cedera bahu yang memerlukan operasi, Mario dinilai masih memiliki potensi besar untuk menembus papan atas. Ia akan bertandem dengan Taiyo Furusato, pembalap Jepang yang baru naik kelas setelah menjuarai Moto3 Malaysia 2025.

Menurut Aoyama, kehadiran Furusato diharapkan bisa memacu semangat kompetitif Mario. “Untuk Mario, ini akan menjadi musim ketiganya di Moto2, dan kami berharap bisa melihat progresnya hingga mendekati posisi papan atas,” ungkapnya. Ia menambahkan, kedua pembalap memiliki potensi besar dan akan mendapat bimbingan penuh dari tim.

Mario merupakan lulusan Astra Honda Racing School (AHRS) angkatan 2016. Dibina sejak usia 12 tahun, ia menunjukkan konsistensi dan dedikasi tinggi hingga dipercaya menjadi bagian dari proyek pengembangan pebalap Asia milik Honda. Kini, Mario siap melanjutkan perjuangannya membawa nama Indonesia ke kancah balap dunia.

BACA JUGA:Sentuhan Budaya di MotoGP Mandalika, Kebaya Jadi Sorotan Dunia

Pengumuman formasi Honda Team Asia untuk musim 2026 disampaikan secara resmi pada Jumat (31/10/2025). Dengan bergabungnya dua talenta muda asal Indonesia ini, peluang melihat bendera Merah Putih berkibar di podium MotoGP semakin terbuka. Veda dan Mario kini menjadi simbol harapan baru bagi masa depan balap motor Indonesia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait