Jumat, 13 Maret: Antara Mitos Friday the 13th dan Fakta Kalender Dunia

Jumat 13-03-2026,12:31 WIB
Reporter : MG Exsa Agdi Farhensen
Editor : Jefri Ardi

Hari ini, Jumat (13 Maret 2026) menjadi salah satu tanggal yang cukup dikenal di berbagai negara karena bertepatan dengan fenomena yang sering disebut sebagai Friday the 13th. Dalam budaya populer, tanggal ini kerap dikaitkan dengan berbagai mitos tentang kesialan, keberuntungan buruk, hingga kejadian aneh yang dipercaya lebih sering terjadi pada hari tersebut.

‎Kepercayaan mengenai Friday the 13th sudah berkembang selama ratusan tahun, terutama di negara-negara Barat. Banyak orang percaya bahwa kombinasi hari Jumat dan tanggal 13 merupakan simbol nasib buruk. Bahkan sebagian orang menghindari melakukan kegiatan penting pada tanggal tersebut, seperti perjalanan jauh, menandatangani kontrak, atau memulai proyek baru.

‎Beberapa teori mencoba menjelaskan asal-usul kepercayaan ini. Salah satu yang paling sering disebut adalah peristiwa sejarah pada abad pertengahan ketika ratusan anggota Ordo Ksatria Templar ditangkap oleh kerajaan Prancis pada Jumat, 13 Oktober 1307. Peristiwa tersebut kemudian dianggap sebagai salah satu sumber munculnya citra buruk terhadap tanggal tersebut.

‎Selain itu, angka 13 sendiri sudah lama dianggap sebagai angka yang tidak membawa keberuntungan dalam beberapa budaya Barat. Dalam banyak bangunan di berbagai negara, angka lantai 13 bahkan sering dilewati atau diganti dengan nomor lain sebagai bentuk kepercayaan terhadap mitos tersebut.

‎Namun dari sudut pandang ilmiah dan astronomi, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa Jumat tanggal 13 memiliki pengaruh khusus terhadap kehidupan manusia. Sistem kalender yang digunakan saat ini, yaitu kalender Gregorian, hanyalah hasil perhitungan waktu berdasarkan pergerakan Bumi mengelilingi Matahari.

‎Para ahli psikologi menjelaskan bahwa kepercayaan terhadap hari sial sering kali muncul karena fenomena yang disebut confirmation bias. Artinya, seseorang cenderung lebih mudah mengingat kejadian buruk yang terjadi pada tanggal tersebut, sementara kejadian biasa atau bahkan hal baik sering kali diabaikan.

‎Di era modern, Friday the 13th justru sering menjadi bagian dari budaya populer dan hiburan. Film, cerita horor, hingga berbagai konten media sosial sering memanfaatkan tanggal ini sebagai tema menarik yang berkaitan dengan misteri atau hal-hal menegangkan.

‎Meski demikian, bagi sebagian masyarakat, tanggal ini tidak memiliki arti khusus dan dianggap sama seperti hari lainnya. Aktivitas sehari-hari tetap berjalan normal, mulai dari bekerja, belajar, hingga berbagai kegiatan ekonomi dan sosial.

‎Para pakar budaya menilai bahwa fenomena Friday the 13th lebih mencerminkan bagaimana mitos dapat berkembang dalam masyarakat dan diwariskan dari generasi ke generasi melalui cerita, film, serta media populer.

‎Pada akhirnya, apakah Jumat tanggal 13 benar-benar membawa kesialan atau tidak, semuanya kembali pada cara pandang masing-masing individu. Yang pasti, secara ilmiah dan kalender, hari ini hanyalah salah satu dari 365 hari dalam satu tahun yang berjalan sebagaimana mestinya.(*)

BACA JUGA:Manfaat Olahraga Ringan 30 Menit Sehari bagi Kesehatan

Kategori :