Sleep Debt: Kurang Tidur yang Sering Diabaikan, Ini Dampaknya bagi Tubuh
Ilustrasi Wanita kelelahan-Pinterest-
RADARTVNEWS.COM - Kurang tidur sering dianggap hal biasa di tengah rutinitas yang padat. Namun, di balik kebiasaan tersebut, ada kondisi yang kerap tidak disadari dan bisa berdampak pada kesehatan, yaitu sleep debt.
Apa Itu Sleep Debt?
Dalam beberapa tahun terakhir, pola tidur masyarakat, khususnya di kalangan anak muda dan masyarakat perkotaan, cenderung mengalami perubahan. Aktivitas yang padat, penggunaan perangkat digital hingga larut malam, serta kebiasaan begadang membuat waktu istirahat kerap terabaikan.
Dalam kondisi tersebut, istilah sleep debt atau “utang tidur” digunakan untuk menggambarkan kurangnya waktu istirahat yang dialami seseorang. Secara umum, sleep debt merujuk pada selisih antara kebutuhan tidur tubuh dan jumlah waktu tidur yang sebenarnya diperoleh.
Berapa Lama Waktu Tidur yang Dibutuhkan?
Kebutuhan tidur setiap individu dapat berbeda, namun secara umum orang dewasa membutuhkan sekitar 7 hingga 9 jam tidur per malam.
Ketika durasi tidur berada di bawah kebutuhan tersebut secara terus-menerus, kondisi kekurangan tidur dapat terjadi dan berpotensi menumpuk dari waktu ke waktu.
BACA JUGA:Fakta atau Mitos: Sering Begadang Bikin Wajah Cepat Tua?
Dampak Sleep Debt bagi Tubuh
Kondisi sleep debt tidak selalu disadari secara langsung, tetapi dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari. Beberapa dampak yang umum terjadi antara lain penurunan konsentrasi, berkurangnya fokus, serta rasa lelah yang berkepanjangan.
Selain itu, kurangnya waktu istirahat juga dapat memengaruhi kondisi fisik. Daya tahan tubuh cenderung menurun ketika tubuh tidak mendapatkan waktu pemulihan yang cukup.
Dalam jangka panjang, pola tidur yang tidak teratur juga dapat memengaruhi keseimbangan fungsi tubuh secara keseluruhan.
Dari sisi emosional, kurang tidur sering dikaitkan dengan perubahan suasana hati. Individu dapat menjadi lebih sensitif, mudah merasa stres, atau mengalami ketidakstabilan emosi.
Upaya Mengurangi Sleep Debt
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: