* Memberikan kesempatan pertumbuhan karier yang jelas dan ruang untuk aktualisasi
* Menyediakan dukungan kesehatan mental dan program kesejahteraan.
* Secara terbuka mengakui kinerja dan kreativitas
BACA JUGA:Millennials vs Generasi Z: Siapa yang Lebih Siap Hadapi Tantangan Masa Depan?
Paradigma kerja masa depan menuntut organisasi yang fleksibel dan mampu memahami kebutuhan generasi muda.
Gen Z tidak hanya tidak puas dengan pekerjaan mereka karena mereka malas atau manja. Mereka malah mempopulerkan masalah kesehatan mental, keseimbangan kerja-hidup, dan arti kerja, yang sekarang diakui penting oleh banyak perusahaan. Agar Indonesia tidak kehilangan generasi talenta terbaiknya, dunia kerja harus diubah dengan fokus dan inovasi.