Pengaruh Influencer Semakin Kuat dalam Membentuk Gaya Hidup Remaja
ilustrasi-foto: pinterest-
RADARTVNEWS.COM - Perkembangan media sosial yang pesat telah melahirkan fenomena influencer sebagai figur publik baru yang memiliki pengaruh besar, khususnya di kalangan remaja. influencer tidak hanya dikenal melalui konten hiburan, tetapi juga melalui gaya berpakaian, pola konsumsi, hingga cara berperilaku yang kerap dijadikan acuan oleh para pengikutnya. Kondisi ini menunjukkan bahwa influencer memiliki peran signifikan dalam membentuk gaya hidup remaja di era digital.
Remaja merupakan kelompok usia yang berada dalam fase pencarian jati diri dan cenderung mudah terpengaruh oleh lingkungan sekitar. Kehadiran influencer di berbagai platform media sosial memberikan gambaran gaya hidup yang dianggap menarik, modern, dan relevan dengan tren masa kini. Melalui unggahan foto, video, maupun cerita sehari-hari, influencer secara tidak langsung menanamkan standar tertentu mengenai penampilan, aktivitas, dan pilihan hidup yang kemudian ditiru oleh remaja.
Salah satu pengaruh yang paling terlihat adalah dalam hal gaya berpakaian dan penampilan. Banyak remaja mengikuti tren fashion yang dikenakan oleh influencer, mulai dari jenis pakaian, aksesoris, hingga gaya riasan. Tren tersebut dengan cepat menyebar dan menjadi populer, terutama karena influencer dianggap sebagai sosok yang dekat dengan kehidupan sehari-hari dan mudah dijangkau melalui media sosial.
Selain penampilan, influencer juga memengaruhi pola konsumsi remaja. Produk makanan, minuman, hingga barang gaya hidup yang dipromosikan oleh influencer sering kali menarik perhatian remaja untuk ikut mencoba. Hal ini mendorong perubahan kebiasaan belanja dan konsumsi, di mana keputusan membeli tidak lagi hanya berdasarkan kebutuhan, tetapi juga dipengaruhi oleh tren dan popularitas di media sosial.
BACA JUGA:Influencer UK Gunakan Lagu Tabola Bale pada Kelas Senam, Budaya Musik Indonesia Makin Dikenal
Pengaruh influencer juga merambah pada gaya hidup sehari-hari, seperti pilihan tempat nongkrong, aktivitas hiburan, hingga cara menghabiskan waktu luang. Remaja cenderung meniru aktivitas yang ditampilkan influencer karena dianggap menarik dan sesuai dengan citra kehidupan modern. Dalam beberapa kasus, hal ini dapat memberikan dampak positif, seperti meningkatnya kreativitas dan motivasi untuk berkarya. Namun, jika tidak disikapi dengan bijak, pengaruh tersebut juga berpotensi menimbulkan tekanan sosial dan gaya hidup konsumtif.
Di sisi lain, influencer juga memiliki peran penting dalam menyebarkan pesan-pesan positif kepada remaja. Konten yang mengangkat nilai edukasi, kepedulian sosial, dan gaya hidup sehat dapat memberikan dampak baik bagi perkembangan remaja. Oleh karena itu, pemilihan influencer yang tepat dan kemampuan remaja dalam menyaring informasi menjadi faktor penting dalam menghadapi arus pengaruh media sosial.
Penting bagi orang tua, pendidik, dan lingkungan sekitar untuk memberikan pendampingan kepada remaja dalam menggunakan media sosial. Edukasi mengenai literasi digital dan kemampuan berpikir kritis diperlukan agar remaja tidak mudah terpengaruh oleh konten yang kurang sesuai. Dengan pemahaman yang baik, remaja diharapkan mampu menjadikan influencer sebagai sumber inspirasi positif tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai yang dimiliki.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
