Puncak Mar–Mei Rp 67.000–80.000
Awal Juni Rp 59.000–63.000
Pertengahan Juni Rp 48.000–55.000, bahkan Rp 44.000–50.000
Pertengahan Juli Pulih ke Rp 45.000–48.000
Sudut Pandang Petani & Rekomendasi
Petani berharap pemerintah dan koperasi memfasilitasi penyerapan dan stabilisasi harga, serta menunda penjualan panen kolektif demi meningkatkan posisi tawar.
BACA JUGA:Festival Kopi Milenial, Tak Melulu Pria, Saatnya Wanita Ngopi
Disbunnak Lampung Barat menyarankan agar petani menjaga kualitas biji kopi—terutama proses penjemuran dan kadar air—untuk memperoleh harga lebih baik di pasar ekspor .
Musim panen raya yang melimpah dan tekanan dari pasar ekspor telah menekan harga kopi robusta Lampung Barat ke level yang mengkhawatirkan bagi petani. Meskipun ada sinyal kenaikan sepanjang Juli ini, tantangannya masih besar. Kombinasi perbaikan kualitas, intervensi pemerintah (misalnya lewat penyerapan koperasi atau dukungan harga dasar), serta pengendalian pasokan lokal adalah kunci untuk mengembalikan stabilitas dan kesejahteraan petani.