Teknik Pengereman Mobil ABS dan Non-ABS yang Wajib Dipahami Pengemudi

Teknik Pengereman Mobil ABS dan Non-ABS yang Wajib Dipahami Pengemudi

ilustrasi pengemudi sedang menginjak rem-gambar dihasilkan oleh ai-ai

RADARTVNEWS.COM - Sistem pengereman merupakan salah satu komponen paling vital dalam sebuah kendaraan.

Tidak hanya berfungsi memperlambat laju mobil, rem juga menjadi penentu utama keselamatan pengemudi dan penumpang saat berkendara.

Sayangnya, masih banyak pengendara yang belum memahami cara pengereman yang benar, terutama pada mobil dengan sistem ABS maupun non-ABS. Padahal, teknik pengereman yang salah bisa membuat kendaraan kehilangan kendali hingga meningkatkan risiko kecelakaan. 

Karena itu, penting bagi Sahabat untuk memahami cara kerja rem sekaligus mengenali tanda-tanda ketika sistem pengereman mulai bermasalah.

- Kenali Tanda Sistem Rem Mobil Bermasalah

Sebelum membahas teknik pengereman, ada baiknya Sahabat mengetahui beberapa gejala rem mobil yang mulai mengalami gangguan.

1. Lampu Indikator Rem Menyala

Ketika lampu indikator rem pada dashboard menyala, jangan langsung mengabaikannya. Kondisi ini bisa menjadi pertanda adanya masalah pada sistem ABS atau volume minyak rem yang mulai berkurang. 

Jika dibiarkan terlalu lama, performa pengereman dapat menurun dan membahayakan keselamatan.

2. Pedal Rem Terasa Terlalu Ringan

Rem yang terasa blong atau terlalu ringan saat diinjak biasanya menandakan adanya gangguan pada sistem hidrolik pengereman. Penyebabnya bisa berasal dari kebocoran minyak rem, kerusakan master silinder, hingga adanya udara pada saluran rem.

3. Pedal Rem Terasa Keras

Sebaliknya, pedal rem yang terlalu keras juga tidak boleh dianggap normal. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh kerusakan brake booster atau masalah pada sistem vakum rem sehingga tekanan pengereman menjadi tidak maksimal.

4. Muncul Bunyi Saat Mengerem

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: