Teknik Pengereman Mobil ABS dan Non-ABS yang Wajib Dipahami Pengemudi
ilustrasi pengemudi sedang menginjak rem-gambar dihasilkan oleh ai-ai
Suara berdecit, melengking, atau gesekan kasar saat pedal rem diinjak biasanya menjadi tanda kampas rem mulai menipis. Jika tetap dipaksakan digunakan, kerusakan dapat merembet ke cakram dan membuat biaya perbaikan semakin mahal.
5. Mobil atau Setir Bergetar Saat Mengerem
Getaran pada pedal rem atau setir ketika melakukan pengereman bisa disebabkan oleh permukaan cakram yang tidak rata akibat panas berlebih. Selain itu, masalah kaki-kaki atau wheel alignment juga dapat memicu getaran saat mobil direm.
- Teknik Pengereman Mobil dengan Sistem ABS
Mobil modern umumnya sudah menggunakan teknologi ABS atau Anti-lock Braking System. Sistem ini dirancang agar roda tidak langsung terkunci ketika pengemudi melakukan pengereman mendadak.
Dengan ABS, mobil tetap lebih stabil dan pengemudi masih dapat mengendalikan arah kendaraan saat mengerem keras.
1. Tekan Pedal Rem dengan Mantap
Saat menghadapi kondisi darurat, injak pedal rem secara kuat dan stabil. Ketika ABS bekerja, biasanya pedal rem akan terasa bergetar atau berdenyut.
Kondisi ini normal karena sistem sedang mengatur tekanan rem secara otomatis agar roda tidak terkunci.
2. Hindari Membelokkan Setir Secara Mendadak
Walaupun mobil sudah dilengkapi ABS, pengemudi tetap tidak disarankan langsung membanting setir ketika mengerem mendadak.
Manuver mendadak justru bisa membuat mobil kehilangan keseimbangan dan berisiko terguling atau keluar jalur.
3. Jangan Mengandalkan Transmisi untuk Rem Darurat
Beberapa pengemudi masih terbiasa menurunkan gigi transmisi secara ekstrem untuk memperlambat kendaraan.
Padahal, transmisi bukan sistem utama pengereman. Cara ini hanya boleh digunakan sebagai engine brake tambahan, terutama saat melewati jalan menurun panjang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: