Belum Kelar Hingga Malam, Penggeledahan Rumah Eks Bupati Pesawaran Dramatis
Deretan Mobil hilir mudik masuk rumah mantan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona. -Foto Anggi Rhaisa/Radar Lampung-
BANDAR LAMPUNG, RADARTVNEWS.COM - Suasana tegang menyelimuti sebuah rumah mewah di kawasan Bandar Lampung, Rabu malam, 24 September 2025.
Deretan mobil mewah hilir mudik masuk keluar gerbang rumah yang belakangan diketahui milik eks Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona.
Sementara di dalamnya, tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung tengah bekerja keras melakukan penggeledahan dalam kasus dugaan korupsi proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) senilai Rp8 miliar.
Rumah megah bercat kuning kecokelatan itu, menjadi pusat drama sejak Rabu sore. Penggeledahan berlangsung intens, menembus batas waktu petang hingga larut malam.
Sejak pukul 17.40 WIB, aktivitas di lokasi sudah menunjukkan keseriusan. Pantauan Radar Lampung, jaksa-jaksa berseragam merah dari Kejati Lampung tampak bergegas keluar masuk, disusul kendaraan minibus yang tak henti-hentinya silih berganti.
Sekitar pukul 19.15 WIB, drama semakin memuncak ketika sebuah Toyota berpelat nomor BE 2060 LE tiba-tiba melesat masuk, diikuti 15 menit kemudian oleh Toyota Kijang berpelat BE 2368 HT.
Identitas dan kepentingan pemilik mobil-mobil misterius ini masih menjadi teka-teki di tengah penggeledahan.
Penjagaan di lokasi pun tampak luar biasa ketat. Petugas keamanan, termasuk anggota Satpol PP, berdiri siaga di depan gerbang.
BACA JUGA:Kejati Geledah Rumah Mewah Eks Bupati Pesawaran, Usut Korupsi Proyek SPAM Rp 8 Miliar
BACA JUGA:APBN 2026 Disahkan: Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Melonjak Jadi Rp335 Triliun
Bahkan, dugaan kehadiran anggota TNI untuk mengamankan area rumah menambah aura menegangkan malam itu.
Setiap mobil masuk, gerbang utama langsung ditutup rapat-rapat oleh petugas, mengisolasi seluruh aktivitas di dalam dari pantauan publik.
Penggeledahan ini kuat dugaan merupakan kelanjutan dari penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek SPAM senilai Rp 8 miliar yang ditangani Kejati Lampung. Proyek ini sudah lama masuk radar penyelidikan Kejati.
Nama Dendi Ramadhona sendiri sudah pernah tersentuh dalam kasus ini. Ia pernah diperiksa sebagai saksi pada Kamis, 4 September 2025.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
