BANNER HEADER DISWAY HD

Sering Merasa Mengantuk Setelah Makan? Ini Alasannya!

Sering Merasa Mengantuk Setelah Makan? Ini Alasannya!

ilustrasi-foto: Pinterest-

RADARTVNEWS.COM - Mengantuk setelah makan adalah kondisi yang sangat umum dialami banyak orang. Setelah menikmati makanan, terutama saat makan siang atau makan dalam porsi besar, tubuh sering terasa lebih berat, mata sulit terbuka, dan keinginan untuk tidur meningkat. Fenomena ini bukanlah tanda kemalasan, melainkan respons alami tubuh terhadap proses pencernaan dan perubahan metabolisme. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal dengan istilah postprandial somnolence atau rasa kantuk setelah makan.

Rasa kantuk ini bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari cara kerja tubuh, jenis makanan yang dikonsumsi, hingga kebiasaan hidup sehari-hari. Berikut penjelasan lengkap mengenai alasan mengapa orang sering mengantuk setelah makan.

1. Tubuh Memfokuskan Energi untuk Proses Pencernaan

Setelah makanan masuk ke dalam tubuh, sistem pencernaan akan bekerja lebih aktif. Lambung dan usus membutuhkan energi besar untuk mengolah makanan menjadi zat gizi yang bisa diserap tubuh. Untuk mendukung proses ini, tubuh mengalihkan aliran darah lebih banyak ke organ pencernaan.

Akibatnya, aliran darah ke otak sedikit berkurang sehingga tingkat kewaspadaan menurun. Inilah yang membuat tubuh terasa lebih lelah dan mengantuk. Kondisi ini merupakan mekanisme alami tubuh untuk mengutamakan proses pencernaan.

2. Perubahan Hormon Setelah Makan

Makan memicu pelepasan beberapa hormon penting dalam tubuh, seperti insulin, serotonin, dan melatonin. Insulin berfungsi untuk mengatur kadar gula darah setelah kita mengonsumsi makanan, terutama yang mengandung karbohidrat. Sementara itu, serotonin berperan dalam menciptakan rasa tenang dan nyaman, dan melatonin berkaitan dengan rasa kantuk serta siklus tidur.

Peningkatan hormon-hormon ini setelah makan membuat tubuh menjadi lebih rileks dan memicu rasa mengantuk. Inilah sebabnya setelah makan besar, tubuh terasa lebih santai dan ingin beristirahat.

3. Jenis Makanan Sangat Berpengaruh

Apa yang kita makan sangat menentukan seberapa besar rasa kantuk yang muncul setelah makan.

• Karbohidrat sederhana seperti nasi putih, roti putih, mie instan, kue, dan minuman manis dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat. Setelah itu, gula darah akan turun kembali secara cepat, sehingga tubuh terasa lemas dan mengantuk.

• Makanan tinggi lemak seperti gorengan dan makanan bersantan membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, sehingga tubuh bekerja lebih keras dan menyebabkan rasa lelah.

• Makanan tinggi protein tertentu, seperti daging merah, juga membutuhkan energi pencernaan yang besar sehingga bisa menambah rasa kantuk jika dikonsumsi dalam porsi besar.

Sebaliknya, makanan yang kaya serat, seperti sayuran dan biji-bijian utuh, cenderung memberikan energi lebih stabil dan tidak terlalu memicu kantuk.

4. Porsi Makan Terlalu Banyak

Makan dalam porsi besar membuat lambung meregang dan sistem pencernaan bekerja ekstra keras. Semakin banyak makanan yang harus diproses, semakin banyak energi yang dibutuhkan tubuh. Akibatnya, tubuh mengurangi energi untuk aktivitas lain, termasuk konsentrasi dan kewaspadaan.

Inilah alasan mengapa setelah makan besar, terutama pada acara tertentu atau saat berbuka puasa, rasa kantuk sering muncul lebih kuat dibandingkan saat makan dalam porsi kecil.

5. Ritme Sirkadian Tubuh

Tubuh manusia memiliki jam biologis alami yang disebut ritme sirkadian. Ritme ini mengatur kapan tubuh merasa segar dan kapan merasa mengantuk. Pada siang hari, khususnya antara pukul 13.00 hingga 15.00, tubuh memang mengalami penurunan energi secara alami.

Jika waktu tersebut bertepatan dengan waktu makan siang, rasa kantuk yang muncul akan terasa lebih kuat. Inilah sebabnya banyak orang merasa mengantuk setelah makan siang, meskipun tidak makan terlalu banyak.BACA JUGA:Manfaat Oatmeal Saat Dikonsumsi di Waktu Sarapan

6. Kurang Tidur di Malam Hari

Kualitas dan durasi tidur malam sangat memengaruhi kondisi tubuh keesokan harinya. Jika seseorang kurang tidur, tubuh akan lebih cepat merasa lelah. Setelah makan, tubuh semakin terdorong untuk beristirahat karena sudah berada dalam kondisi kekurangan energi sejak awal.

Orang yang sering begadang atau mengalami gangguan tidur cenderung mengalami rasa kantuk berlebihan setelah makan, bahkan meskipun makanan yang dikonsumsi tidak terlalu berat.

7. Dehidrasi atau Kurang Minum

Kekurangan cairan dapat memperlambat metabolisme dan aliran darah dalam tubuh. Saat tubuh dehidrasi, proses pencernaan tidak berjalan optimal sehingga tubuh terasa lebih lemas dan mengantuk. Jika setelah makan tidak diimbangi dengan cukup minum air putih, rasa kantuk bisa semakin terasa.

8. Kondisi Kesehatan Tertentu

Pada beberapa orang, rasa kantuk setelah makan bisa menjadi lebih berat karena adanya kondisi kesehatan tertentu, seperti:

• Gangguan gula darah

• Tekanan darah rendah

• Anemia

• Gangguan pencernaan

• Intoleransi terhadap jenis makanan tertentu

Jika rasa kantuk setelah makan terjadi secara berlebihan dan terus-menerus, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga medis untuk memastikan tidak ada masalah kesehatan yang mendasarinya.

Cara Mengurangi Rasa Kantuk Setelah Makan

Untuk mengurangi rasa kantuk setelah makan, beberapa langkah sederhana bisa dilakukan, antara lain:

1. Makan dalam porsi sedang dan tidak berlebihan.

2. Perbanyak konsumsi sayur, buah, dan protein tanpa lemak.

3. Kurangi makanan berminyak, bersantan, dan terlalu manis.

4. Minum air putih yang cukup sebelum dan sesudah makan.

5. Lakukan aktivitas ringan seperti berjalan kaki 5–10 menit setelah makan.

6. Hindari langsung berbaring atau tidur setelah makan.

7. Tidur cukup di malam hari agar tubuh tidak mudah lelah.

Mengantuk setelah makan adalah reaksi normal tubuh akibat kerja sistem pencernaan, perubahan hormon, jenis makanan, porsi makan, dan ritme biologis manusia. Meskipun wajar, rasa kantuk yang berlebihan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Dengan mengatur pola makan, memilih jenis makanan yang lebih sehat, dan menjaga gaya hidup seimbang, rasa kantuk setelah makan dapat diminimalkan sehingga tubuh tetap segar dan produktif.BACA JUGA:Mengenal Manfaat Kolagen Bagi Tubuh Serta Makanan Yang Mengandung Kolagen Alami

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: