BANNER HEADER DISWAY HD

Tubektomi: Prosedur Kontrasepsi Permanen untuk Wanita

Tubektomi: Prosedur Kontrasepsi Permanen untuk Wanita

Ilustrasi Operasi Tubektomi-Foto : Alodoketer.com-

RADARTVNEWS.COM - Tubektomi adalah tindakan medis untuk memotong atau menutup tuba falopi, yaitu saluran yang menghubungkan ovarium (indung telur) ke rahim. Tujuannya agar sel telur tidak bisa mencapai rahim, sehingga tidak dapat dibuahi oleh sperma. Prosedur ini termasuk metode kontrasepsi permanen yang sangat efektif karena tidak memerlukan penghitungan masa subur atau penggunaan alat kontrasepsi secara rutin. Setelah menjalani Tubektomi, wanita tetap mengalami menstruasi dan menopause secara normal, karena hormon tidak terganggu. Tubektomi bisa dilakukan kapan saja, bahkan setelah melahirkan secara normal atau caesar.

Tujuan dan Siapa yang Cocok Menjalani Tubektomi

Prosedur ini ditujukan bagi wanita yang sudah yakin tidak ingin hamil lagi. Karena bersifat permanen, tubektomi tidak dianjurkan untuk wanita yang masih berencana punya anak di masa depan.

Kondisi yang Tidak Disarankan Menjalani Tubektomi

Tubektomi sebaiknya tidak dilakukan pada:

1. Wanita berusia di bawah 30 tahun

2. Penderita kanker ovarium atau gangguan serius pada tuba falopi

3. Pasien dengan obesitas ekstrem

4. Pasien dengan gangguan jantung atau paru berat

Sebelum menjalani tindakan ini, pasien perlu:

1. Berkonsultasi dengan dokter dan pasangan

2. Menginformasikan kehamilan, konsumsi obat-obatan, alkohol, atau riwayat alergi terhadap bius

3. Menyampaikan riwayat penyakit seperti diabetes atau gangguan darah

BACA JUGA:Gerebek 5 Pasangan, Petugas Temukan Alat Kontrasepsi

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: