BANNER HEADER DISWAY HD

Kemenkes Bakal Update Kasus Keracunan MBG Setiap Hari Seperti COVID-19

Kemenkes Bakal Update Kasus Keracunan MBG Setiap Hari Seperti COVID-19

--ISTIMEWA

RADARTVNEWS.COM - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan melakukan pemantauan harian terhadap kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan data kasus akan diperbarui setiap hari seperti halnya pemantauan pandemi COVID-19.

“Sekarang tiap hari kita lihat (datanya),” ujar Budi Gunadi Sadikin di Kantor BPOM, Jakarta, Senin (6/10). Ia menyebut, laporan mengenai keracunan MBG kini sudah terintegrasi secara nasional dan melibatkan Dinas Kesehatan di daerah.

Menurut Budi, sistem pelaporan tersebut tidak hanya mengandalkan laporan dari media sosial seperti sebelumnya. Kini, setiap Dinas Kesehatan sudah aktif melaporkan data resmi yang langsung dicocokkan dengan laporan daring agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan akurat.

“Nah sekarang laporan itu sudah terintegrasi. Kan dulu kan hanya sosial media. Sekarang Dinas Kesehatan karena sudah dilibatkan,” ucapnya. “Mereka sudah mengisi laporan itu. Dan kalau ada di sosial media kita cocokkan segera. Sehingga penanganannya jauh lebih baik,” sambungnya.

BACA JUGA:Presiden Prabowo Instruksikan Dapur Program MBG Lengkap Tes Kit Makanan Mulai Pekan Depan

Budi menambahkan, perbaikan sistem juga sedang dilakukan untuk memastikan setiap daerah dapat memberikan laporan pertama atas kejadian di wilayahnya. Laporan tersebut nantinya akan diintegrasikan secara nasional oleh Kemenkes.

“Sehingga dengan ketahuan dari Dinas Kesehatan bisa cepat kita feedback ke BGN (Badan Gizi Nasional). BGN nanti turun melakukan audit bersama-sama dengan Dinas Kesehatan. Untuk memperbaiki tata kelola dan prosedur implementasinya di SPPG-SPPG, yang menyebabkan keracunannya,” ucapnya.

Budi menjelaskan, mekanisme pelaporan yang baru ini memungkinkan umpan balik cepat antara pusat dan daerah. Sistem tersebut diharapkan dapat memperkuat respons terhadap kasus keracunan yang muncul di lapangan.

Selain itu, ia memastikan pembaruan data akan dilakukan secara rutin seperti pemantauan pandemi COVID-19 sebelumnya. Setiap perkembangan kasus akan dikumpulkan dan dilaporkan ke publik secara berkala.

BACA JUGA:Dua Pelajar Cilacap Bikin Inovasi Alat Deteksi Makanan Basi, Cegah Keracunan MBG

Saat dikonfirmasi wartawan apakah sistem pemantauan kasus MBG ini akan berjalan seperti saat pandemi COVID-19, Budi membenarkannya. “Iya (di-update seperti COVID), datanya sekarang tiap hari kita masuk,” ungkapnya.

Melalui langkah ini, Kemenkes berharap transparansi data dan kecepatan penanganan kasus MBG dapat meningkat. Pemerintah juga menargetkan agar tata kelola penyelenggaraan program makan bergizi dapat berjalan lebih aman dan terkontrol di seluruh daerah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait