Atasi Kemacetan, Ini Solusi Pemkot Bekasi
Ilustrasi --ISTIMEWA
RADARTVNEWS.COM - Laju pertumbuhan penduduk yang pesat dan aktivitas mobilitas yang semakin tinggi membuat banyak kota di Indonesia menghadapi persoalan lalu lintas yang serius. Salah satunya adalah Kota Bekasi, yang dikenal sebagai kota penyangga ibu kota, di mana kemacetan nyaris menjadi rutinitas harian warganya.
Untuk menjawab tantangan ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menyiapkan strategi pembangunan infrastruktur baru berupa dua jembatan layang (flyover).
Perencanaan pembangunan ini sebagai langkah strategis untuk mengurai kemacetan yang semakin parah.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menuturkan bahwa proyek pertama yang akan direalisasikan adalah pembangunan Flyover Bulak Kapal.
Pemerintah kota telah mengalokasikan dana sebesar Rp100 miliar khusus untuk proses pembebasan lahan, yang dijadwalkan tuntas pada awal 2026.
BACA JUGA:KAI Tegas Tolak Usulan Gerbong Khusus Merokok, Prioritaskan Kenyamanan dan Kesehatan Penumpang
Sementara itu, untuk konstruksi fisiknya, biaya diperkirakan mencapai Rp256 miliar dan akan ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Selain Bulak Kapal, pemerintah juga telah merencanakan pembangunan flyover kedua yang berlokasi di kawasan Bulan-bulan. Berbeda dengan proyek pertama, proses pembebasan lahan untuk flyover ini baru akan dijalankan pada tahun 2027.
Anggaran sepenuhnya ditopang oleh Pemkot Bekasi, sementara untuk pembangunan fisik nantinya tetap memerlukan sinergi dengan Pemprov Jabar.
Menurut Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), proyek ini tidak hanya sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi juga bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dalam hal kelancaran mobilitas.
Pemerintah optimis dua flyover tersebut bisa memberikan perubahan signifikan. Kehadirannya bukan hanya sekadar membangun infrastruktur, melainkan juga menciptakan ruang hidup kota yang lebih ramah, produktif, dan efisien.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
