radartvnews.com- Naas, nasib Ngadiman warga desa sukadana, Lampung Timur ini tewas tergiling mesin crown yang biasa digunakan untuk memilah nanas, senin siang (16/4). Buruh lepas PT Great Giant Pineapple Group diduga akibat bajunya tersangkut kedalam mesin dan tewas mengenaskan di area pabrik milik PT NTF yang kini berganti nama menjadi PT GGPPG yang ada di desa rantau jaya udik, kecamatan sukadana, Lampung Timur. AKP Sandi Yuda Kasat Reskrim Polres Lamtim menjelaskan, korban diduga tewas akibat baju korban tersangkut di as atau puli mesin pemilih nanas dan masuk hingga tergiling. “dugaan tewas karena baju tersangkut di mesin, saat mesin dihentikan korban sudah meninggal, petugas masih menyelidiki kasus in,i” kata Sandi. Sementara usai dokter Putu Wijaya petugas visum Rumah Sakit Sukadana menjelaskan, kematian korban diduga akibat tekanan benda keras di kepala korban.(sam/san)
Buruh PT GGPG Tergiling Mesin Nanas
Senin 16-04-2018,20:41 WIB
Reporter : redaksirltv
Editor : redaksirltv
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 25-07-2026,22:37 WIB
Wajah Baru Way Kambas Mulai Terlihat, Deputi Setpres Pastikan Konservasi Gajah dan Wisata Berjalan
Sabtu 25-07-2026,16:54 WIB
Penemuan Jasad Misterius Berbaju Kerja "Evergreen" Gegerkan Pesisir Sidomulyo
Sabtu 25-07-2026,20:52 WIB
SEGSS Mulai Rehabilitasi 15 Hektare Kawasan Terdegradasi Di TNBBS
Sabtu 25-07-2026,21:03 WIB
Pernyataan Bersama Organisasi Pers dan Jurnalis: Desak Prabowo Minta Maaf Sebut Wartawan Londo Ireng
Sabtu 25-07-2026,22:46 WIB
IJTI Tegas Tolak Pelabelan 'Londo Ireng'; Pers Bukan Musuh Negara, Melainkan Pilar Demokrasi
Terkini
Minggu 26-07-2026,15:07 WIB
Kenali Hepatitis Sejak Dini, PAPDI Lampung Ajak Masyarakat Lindungi Hati Lewat Edukasi dan Pemeriksaan Gratis
Sabtu 25-07-2026,22:46 WIB
IJTI Tegas Tolak Pelabelan 'Londo Ireng'; Pers Bukan Musuh Negara, Melainkan Pilar Demokrasi
Sabtu 25-07-2026,22:37 WIB
Wajah Baru Way Kambas Mulai Terlihat, Deputi Setpres Pastikan Konservasi Gajah dan Wisata Berjalan
Sabtu 25-07-2026,21:03 WIB
Pernyataan Bersama Organisasi Pers dan Jurnalis: Desak Prabowo Minta Maaf Sebut Wartawan Londo Ireng
Sabtu 25-07-2026,20:52 WIB