Jangan Tertipu Label “Sehat”, Kenali Ciri Makanan Ultra-Proses dari Isi Komposisinya

Jangan Tertipu Label “Sehat”, Kenali Ciri Makanan Ultra-Proses dari Isi Komposisinya

Visualisasi ultra proses food dan real food-generated image -Magnific

JAKARTA, RADARTVNEWS.COM — Tulisan “rendah lemak”, “tinggi protein”, “tanpa gula tambahan” atau “mengandung vitamin” pada bagian depan kemasan memang mudah membuat sebuah makanan terlihat sehat. Namun, klaim tersebut belum cukup untuk menentukan apakah produk termasuk ultra-processed food (UPF) atau makanan ultra-proses.

Jawabannya justru bisa ditemukan di bagian yang sering dilewati konsumen: daftar komposisi bahan.

Ahli diet terdaftar dari Cleveland Clinic, Anthony DiMarino, RD, LD, menjelaskan bahwa makanan yang mengalami proses tidak otomatis menjadi makanan yang harus dihindari.

“It just comes down to how much the food is processed and what that particular kind of processing does to the food, and to your health.”

Menurut DiMarino, yang perlu diperhatikan bukan sekadar apakah makanan tersebut diproses atau dikemas, tetapi seberapa jauh prosesnya dan apa dampaknya terhadap makanan maupun kesehatan.

Makanan Kemasan Belum Tentu UPF

Kesalahan yang cukup umum adalah menganggap semua makanan dalam kemasan sebagai makanan ultra-proses.

Padahal, kemasan bukan penentu utama klasifikasi UPF.

DiMarino menjelaskan bahwa makanan berada dalam sebuah spektrum pengolahan. Apel yang dipetik dari pohon kemudian dicuci dan dijual di toko, misalnya, sudah mengalami proses tertentu. Namun, pengolahannya masih tergolong minimal. Di sisi lain, produk yang dibuat melalui formulasi industri dengan banyak bahan tambahan berada di sisi pengolahan yang lebih tinggi.

Karena itu, makanan beku, kalengan atau kemasan tidak otomatis berarti UPF.

Sayuran beku, kacang kalengan atau ikan kalengan dengan komposisi sederhana masih dapat menjadi bagian dari pola makan sehat. Cleveland Clinic juga menekankan bahwa makanan yang dikemas dan dapat disimpan lama tidak selalu memiliki nilai gizi yang buruk. 

BACA JUGA:Tak Hanya Perawatan dari Luar, Konsumsi Makanan Sehat Bantu Menjaga Kesehatan Kulit

Lihat Isi Komposisinya, Bukan Hanya Depan Kemasan

Cara paling praktis bagi konsumen adalah membiasakan diri membalik kemasan dan membaca ingredient list atau daftar bahan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: cleveland clinic