radartvnews.com- Tim intelejen gabungan dari Kejaksaan Negeri Negeri Tulang Bawang dan Kejaksaan Negeri Bandar Lampung dengan dibantu petugas kepolisian Polresta Bandar Lampung, melakukan Penggerebekan terpidana Hendy T Harun dikediamannya dijalan griya nirmala, blok 2 no.1 way halim permai, Bandar Lampung, minggu pagi (10/12). Akhmad Rafliansyah Pasra Kasitel Kejaksaan Negeri Tulang Bawang menjelaskan, Hendy T Harun sudah menjadi Daftar Pencarian Orang ( DPO ) sejak tahun 2012 lalu terkait permabahan hutan kawasan atau penyerobotan tanah milik seluas 400 hektar tanpa izin dari Dinas Kehutanan. “terpidana Hendy terlibat kasus perambah kawasan hutan atau penyerobotan tanah milik seluas 400 hektar tanpa izin dari pihak terkait ,” ujar Akhmad Rafliansyah. Dalam penangkapan ini keluarga tidak terima dan melakukan perlawan serta berupaya menghalangi petugas. Hendy T Harun berusaha kabur melalui halaman belakang dengan mengunakan sepeda motor namun upaya Hendy diketahui petugas yang sudah mengepung lokasi penangkapan. Diketahui sebelumnya, berdasarkan putusan MA no. 316 /pid.sus / 2012 / Hendy T Harun di pidana penjara selama 3 tahun 6 bulan penjara dan dijerat pasal 78 undang – undang 41 tahun 1999.(lds/san)
Berusaha Kabur, DPO Perambah Hutan Ditangkap
Minggu 10-12-2017,18:47 WIB
Reporter : redaksirltv
Editor : redaksirltv
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 07-09-2026,13:42 WIB
Program Pemagangan Nasional Batch 2 Komdigi Dibuka, Pendaftaran Hanya 3-8 September 2026
Senin 07-09-2026,12:53 WIB
Abu Vulkanik Anak Krakatau Lebih Banyak Terbawa Angin ke Samudra Hindia
Senin 07-09-2026,12:26 WIB
Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Kampus, Unila dan ITERA Terapkan Kuliah Daring
Senin 07-09-2026,14:17 WIB
Erupsi Menerus Anak Krakatau Berakhir, Aktivitas Vulkanik Masih Dipantau
Senin 07-09-2026,18:27 WIB
Waspada Abu Vulkanik, Dokter Paru Larang Penggunaan Masker Basah
Terkini
Selasa 08-09-2026,11:36 WIB
Menguak Dahsyatnya Krakatau, Gunung Api yang Pernah Mengguncang Dunia
Selasa 08-09-2026,11:35 WIB
Besok, Mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Perdana Perkara Korupsi Dana PI PT LEB
Selasa 08-09-2026,11:09 WIB
Harga Emas Antam Turun Rp10.000, Kini Rp2,627 Juta per Gram
Senin 07-09-2026,23:12 WIB
Semburan Abu Gunung Anak Krakatau Capai 15 Km, Mengarah ke Samudra Hindia
Senin 07-09-2026,21:18 WIB