Misteri Gedung DPRD Lamtim, Staf Sering Ditemui Mahluk Astral

Jumat 15-05-2026,13:07 WIB
Reporter : Syamsudin
Editor : Jefri Ardi

Lampung Timur, RADARTVNEWS.COM -  Di tengah modernisasi dan kemajuan teknologi saat ini, kisah berbau mistis mungkin bagi sebagian orang hanya dianggap dongeng atau sekadar cerita fiksi. Namun, bagi beberapa pegawai di lingkungan DPRD Lampung Timur, pengalaman tersebut justru diakui pernah mereka alami secara langsung.

Cerita misteri yang menyelimuti Gedung DPRD Lampung Timur kembali mencuat setelah sejumlah staf mengaku mengalami kejadian tak biasa saat berada di area kantor, terutama pada malam hari.

Salah satunya diungkapkan Amir, staf Fraksi PDIP DPRD Lampung Timur. Ia mengaku pernah melihat sosok menyeramkan saat lembur bekerja di gedung tersebut.

Peristiwa itu, kata Amir, terjadi sekitar pukul 22.30 WIB ketika dirinya hendak mengambil berkas di lantai dua gedung DPRD.

“Waktu saya naik tangga tengah dekat ruang paripurna, tiba-tiba listrik padam. Pas di tengah tangga, saya melihat sosok perempuan berwajah pucat, rambut panjang, pakaian putih, matanya melotot ke arah saya,” ujar Amir.

Menurutnya, suasana saat itu mendadak mencekam. Tubuhnya terasa kaku dan ia tidak mampu berteriak meski ketakutan.

“Saya seperti tidak bisa bergerak. Sekitar dua menit kemudian sosok itu tiba-tiba hilang. Saya langsung lari turun keluar gedung ke arah Kantor Disdukcapil,” katanya.

BACA JUGA:Kepergok Ular Raksasa di Perbatasan Hutan Larangan, Pemancing Asal Sukadana Nyaris Kehilangan Nyawa

BACA JUGA:Intelijen Kejari Lamtim Deteksi True Crime Drock Community dan Aliran Sesat

Cerita lain datang dari Wahyudi, pegawai DPRD Lampung Timur yang akrab disapa Mbah Gino. Pria yang sering bermalam di gedung IKAD (Ikatan Keluarga Anggota Dewan) di samping gedung utama DPRD itu mengaku sudah terbiasa dengan berbagai kejadian ganjil.

“Gedung DPRD ini sudah cukup lama. Kalau ada cerita seperti itu, saya anggap mereka sudah ada sebelum gedung ini dibangun,” ucapnya.

Wahyudi mengatakan, awalnya ia sempat merasa takut. Namun karena sering berjaga dan menginap di area gedung, lambat laun dirinya mulai terbiasa.

“Kalau malam Jumat sering terdengar suara tangisan dari lantai atas. Kadang keran air hidup sendiri. Awalnya takut, tapi lama-lama biasa saja selama kita tidak mengganggu,” tuturnya.

Pengalaman paling menyeramkan, lanjut Wahyudi, terjadi saat dirinya pulang dari rumah teman pada malam Jumat sekitar pukul 01.00 WIB. Saat tiba di area gedung IKAD, ia mendadak mencium aroma bunga melati yang kemudian berubah menjadi bau bangkai.

“Saya langsung merinding. Waktu menoleh ke arah belakang gedung DPRD, ada sosok berpakaian putih melompat-lompat mendekati saya,” katanya.

Kategori :