• Ban depan: sekitar 29 psi (baik saat berkendara sendiri maupun berboncengan)
• Ban belakang: sekitar 33 psi saat berkendara sendiri dan 36 psi ketika membawa penumpang
Tekanan yang sesuai akan membantu motor matic tetap stabil saat digunakan di lalu lintas perkotaan yang padat serta memberikan kenyamanan saat melewati jalan yang tidak rata.
Motor Sport
Motor sport memiliki karakter performa yang berbeda karena dirancang untuk menghasilkan tenaga besar dan mampu melaju pada kecepatan tinggi. Oleh sebab itu, tekanan angin ban pada motor jenis ini biasanya lebih tinggi untuk menjaga stabilitas saat berakselerasi maupun saat melakukan manuver di kecepatan tinggi.
Rekomendasi tekanan angin ban pada motor sport umumnya adalah:
• Ban depan: sekitar 32 psi saat berkendara sendiri dan 34 psi ketika berboncengan
• Ban belakang: sekitar 39 psi saat digunakan sendiri dan dapat mencapai 41 psi ketika membawa penumpang
Tekanan ban yang tepat akan membantu menjaga keseimbangan motor, meningkatkan grip ban terhadap aspal, serta memaksimalkan performa saat berkendara.
BACA JUGA: Ban Mobil Pecah Saat Melaju? Lakukan Langkah Ini Agar Kendaraan Tetap Terkendali
- Pentingnya Memeriksa Tekanan Ban Secara Berkala
Memastikan tekanan angin ban selalu berada pada standar yang direkomendasikan pabrikan merupakan bagian penting dari perawatan kendaraan.
Idealnya, tekanan ban diperiksa secara rutin, terutama sebelum melakukan perjalanan jauh atau ketika motor digunakan setiap hari.
Selain meningkatkan kenyamanan berkendara, tekanan ban yang tepat juga membantu memperpanjang usia pakai ban, menjaga efisiensi bahan bakar, serta meminimalkan risiko kecelakaan di jalan. (*)