RADARTVNEWS.COM - Bulan Ramadan sering membawa perubahan besar dalam pola aktivitas harian. Jadwal makan berubah, waktu tidur bergeser, dan aktivitas malam biasanya menjadi lebih hidup.
Banyak orang justru merasa lebih santai setelah berbuka puasa hingga larut malam. Tanpa disadari, kebiasaan ini sering berujung pada fenomena yang dikenal sebagai revenge bedtime procrastination.
Revenge bedtime procrastination merupakan kondisi ketika seseorang sengaja menunda waktu tidur untuk mendapatkan waktu santai bagi diri sendiri. Istilah ini muncul dari kebiasaan orang yang merasa tidak memiliki cukup waktu untuk menikmati aktivitas pribadi di siang hari.
Akhirnya, malam hari dijadikan sebagai “balas dendam” terhadap rutinitas yang padat.
Selama Ramadan, fenomena ini sering muncul karena perubahan ritme aktivitas. Setelah berbuka puasa dan menjalankan ibadah seperti tarawih, banyak orang merasa waktu malam adalah momen paling nyaman untuk bersantai.
Beberapa orang memilih menonton film, bermain game, atau sekadar menggulir media sosial hingga larut malam.
Selain itu, sebagian orang juga menunda tidur karena menunggu waktu sahur.
Aktivitas digital seperti scrolling media sosial, streaming video, atau membaca berita sering membuat waktu terasa berjalan lebih cepat. Tanpa disadari, jam tidur pun semakin berkurang.
Padahal, kebiasaan ini bisa memberikan dampak pada kondisi tubuh saat berpuasa.
Kurang tidur dapat membuat tubuh lebih mudah merasa lelah di siang hari. Konsentrasi juga bisa menurun, terutama ketika harus bekerja, belajar, atau menjalankan aktivitas yang membutuhkan fokus tinggi.
Tidak hanya itu, pola tidur yang tidak teratur juga dapat memengaruhi keseimbangan energi selama berpuasa.
Tubuh yang tidak mendapatkan waktu istirahat cukup akan lebih sulit menjaga stamina. Dalam jangka panjang, kebiasaan begadang juga berisiko menyebabkan kurang tidur kronis.
Meski begitu, revenge bedtime procrastination bukanlah kebiasaan yang tidak bisa diatasi. Salah satu cara paling sederhana adalah dengan mengatur kembali jadwal tidur selama Ramadan.
Setelah menjalankan ibadah tarawih, cobalah memberikan jeda waktu untuk bersantai, namun tetap menetapkan batas kapan harus tidur.
Mengurangi penggunaan smartphone di malam hari juga bisa membantu tubuh lebih mudah beristirahat.