RADARTVNEWS.COM – Mengisi daya ponsel semalaman masih menjadi kebiasaan banyak orang karena dianggap praktis dan tidak merepotkan. Dengan ara ini, ponsel dianggap siap digunakan kembali saat pagi hari. Namun di balik kemudahan tersebut, charger HP semalaman menyimpan berbagai bahaya yang sering kali tidak disadari oleh para pengguna.
Salah satu dampak yang paling sering terjadi adalah penurunan kulaits baterai. Baterai ponsel modern umumnya menggunakan teknologi ilthium-ion yang memiliki siklus pengisian terbatas. Ketika ponsel terus menerus tehubung dengan charger dalam waktu lama setelah daya penuh, baterai tetap menerima tekanan arus listrik kecil. Kondisi ini dapat mempercepat proses degradasi baterai sehingga kapasitasnya menurun lebih cepat.
Selain memengaruhi baterai, pengisian daya semalaman juga berpotensi menimbulkan panas berlebih. Ponsel yang terus menerima aliran listrik akan menghasilkan panas, terutama jika diletakkan di permukaan empuk seperti kasur atau bantal. Panas yang terperangkap dapat merusak komponen internal ponsel, seperti papan sirkuit dan prosesor, sehingga kinerja perangkat menurun seiring waktu.
Risiko lain yang tidak kalah serius adalah potensi terjadinya korsleting listrik. Charger atau kabel yang tidak memenuhi standar keamanan, rusak, atau sudah lama digunakan dapat meningkatkan risiko arus pendek. Dalam kondisi tertentu, hal ini dapat memicu percikan api hingga kebakaran, terutama saat ponsel dibiarkan mengisi daya tanpa pengawasan sepanjang malam.
BACA JUGA:Api Lahap Dua Rumah di Bandar Lampung, Sumber Diduga Akibat Charger HP
Dari sisi keselamatan pengguna, charger HP semalaman juga berisiko jika ponsel diletakkan terlalu dekat dengan tubuh saat tidur. Suhu panas yang dihasilkan dalam waktu lama dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, bahkan berpotensi menyebabkan iritasi kulit. Meski jarang terjadi, risiko ini tetap perlu diwaspadai demi keamanan pribadi.
Selain itu, kebiasaan mengisi daya semalaman turut berdampak pada efisiensi energi. Charger yang tetap terhubung ke listrik meski baterai sudah penuh tetap mengonsumsi daya. Jika dilakukan terus-menerus, kebiasaan ini dapat menyebabkan pemborosan listrik dalam jangka panjang.
Untuk meminimalkan risiko tersebut, pengguna disarankan mengisi daya ponsel sesuai kebutuhan dan mencabut charger setelah baterai penuh. Menggunakan charger dan kabel asli atau yang telah bersertifikat keamanan juga menjadi langkah penting. Selain itu, ponsel sebaiknya diletakkan di permukaan keras dan rata agar sirkulasi udara tetap baik selama proses pengisian daya.
Dengan memahami berbagai bahaya charger HP semalaman, masyarakat diharapkan dapat mengubah kebiasaan kecil demi menjaga keamanan, memperpanjang usia ponsel, serta menghindari risiko yang dapat merugikan diri sendiri dan lingkungan sekitar.
BACA JUGA:Aneh Tapi Nyata! Main Hp Semangat, Saat Belajar Malah Ngantuk? Ini dia Penyebab dan Cara Ngatasinnya