Aku hendak membalas,
hendak tenggelam dalam suara merdunya,
namun seketika—
plak!
Wajahku terpercik tetesan air hujan
dari plafon rumah yang bocor.
Aku tersadar.
Kuseka wajahku perlahan,
lalu bergumam dalam batin:
Oh… aku hanya bermimpi.
Mimpi tentang bayangan semu,
tentang engkau—
wanita berkerudung hijau