RADARTVNEWS.COM – Makan sambil menonton, baik itu televisi, YouTube, atau serial favorit, sudah menjadi kebiasaan populer banyak orang. Meskipun terlihat sederhana, ternyata ada alasan psikologis menarik di balik kebiasaan ini. Kenapa rasanya kurang lengkap kalau makan tanpa ditemani tontonan? Berikut penjelasan dari para ahli dan hasil penelitian terkini.
Pertama, otak manusia memang cenderung mencari rangsangan terus-menerus. Di zaman yang penuh dengan teknologi dan informasi seperti sekarang, suasana yang hening saat makan bisa membuat seseorang merasa bosan atau gelisah. Oleh sebab itu, menonton saat makan memberikan rangsangan visual dan audio yang membuat pengalaman tersebut lebih asyik dan tidak membosankan. Seperti penjelasan dalam buku Deep Work oleh Cal Newport, mereka yang terbiasa banyak menerima rangsangan sulit fokus pada satu hal saja, sehingga aktivitas makan jadi lebih menarik jika ditemani tontonan. Selain untuk mendapatkan rangsangan, sebagian orang makan sambil menonton juga untuk mencari rasa nyaman dan relaksasi. Kebiasaan ini membantu meredakan stres dan membuat waktu makan menjadi momen yang lebih dinantikan. Menyatukan dua kegiatan ini dirasakan mampu memberi hiburan sekaligus menenangkan pikiran setelah hari yang padat. Namun, ada risiko dari kebiasaan ini. Ketika perhatian teralihkan pada layar, kita sering kurang sadar akan jumlah makanan yang dikonsumsi. Hal ini dikenal dengan istilah "eating mindlessly" atau makan tanpa kesadaran penuh, yang berpotensi membuat kita makan berlebihan. Studi dari Harvard T.H. Chan School of Public Health menunjukkan bahwa pola makan seperti ini dapat berkontribusi pada kenaikan berat badan dan masalah kesehatan lainnya. BACA JUGA:Mitos atau Fakta? Rahasia di Balik Kebiasaan Makan Malam Meski begitu, ahli nutrisi seperti Elise Museles menyebut bahwa makan sambil menonton tidak selalu negatif, terutama jika dilakukan dengan kesadaran dan tidak sampai mengganggu pola makan sehat. Kuncinya adalah mengenali alasan kita melakukannya agar kebiasaan ini bisa tetap dinikmati tanpa mengorbankan kesehatan. Singkatnya, makan sambil menonton lebih dari sekadar tren. Ini mencerminkan kebutuhan psikologis kita akan rangsangan, hiburan, dan ketenangan sekaligus. Dengan memahami hal tersebut, kita bisa lebih bijak dalam menjalani kebiasaan ini agar tetap menyenangkan dan sehat. BACA JUGA:Pentingnya Menjaga Pola Waktu Makan, Bisa Menimbulkan Dampak Negatif KesehatanMengapa Orang Lebih Suka Makan Sambil Nonton? Ini Alasannya
Jumat 26-09-2025,11:52 WIB
Reporter : MG - Adelia Cindy
Editor : Jefri Ardi
Kategori :
Terkait
Senin 05-10-2026,19:32 WIB
Luka Lecet Langsung Dikasih Betadine? Kebiasaan Ini Ternyata Tak Selalu Tepat
Minggu 04-10-2026,00:10 WIB
Cuaca Panas Bikin Gerah, Begini Cara Memilih Kaos yang Lebih Nyaman Menurut Panduan Kemenkes
Minggu 04-10-2026,00:01 WIB
Bukan Cuma Bikin Makanan Asin, Ini Cara Garam Diam-Diam Mendorong Tekanan Darah Naik
Selasa 29-09-2026,12:53 WIB
Bukan Cuma Makanan Utama, Saus Tinggi Kalori Bisa Bikin Asupan Harian Membengkak
Selasa 29-09-2026,11:49 WIB
Nori Jadi Camilan Diet, Benarkah Bisa Membantu Menjaga Berat Badan?
Terpopuler
Minggu 18-10-2026,17:33 WIB
H. Umran Harun Kembali Pimpin HKSL Lampung Siap Teguhkan Persatuan dan Pelestarian Budaya
Minggu 18-10-2026,22:22 WIB
WMO Sebut Kabut Asap Karhutla Indonesia Salah Satu yang Terburuk di Asia Tenggara
Senin 19-10-2026,10:25 WIB
Darurat Karhutla Indonesia, Ini Fakta dan Dampaknya bagi Lingkungan
Senin 19-10-2026,10:36 WIB
Kerusuhan di Prancis, Gerai Barang Mewah Dijarah
Senin 19-10-2026,10:49 WIB
Lahan Bekas Karhutla di Dharmasraya Jadi Kebun Sawit, Polisi Buru Pihak yang Bertanggung Jawab
Terkini
Senin 19-10-2026,12:06 WIB
Setelah 17 Oktober, Seruan Gen Z Revolution Kembali Menargetkan Aksi pada 20 November
Senin 19-10-2026,11:58 WIB
BABYMONSTER Gandeng Garnier, Kolaborasi K-Pop dan Skincare Hadirkan Inovasi Micellar Water
Senin 19-10-2026,11:52 WIB
Jennie BLACKPINK Debut di Film Animasi, Lagu Barunya Jadi Bagian Kisah Cinderella
Senin 19-10-2026,11:49 WIB
Baru Lulus SMA, Remaja 19 Tahun Raup Rp14,5 Miliar dari Bisnis Cetak 3D
Senin 19-10-2026,11:44 WIB