4. Setelah itu, matikan semua beban dan posisikan kunci ke OFF.
5. Gunakan avometer untuk mengukur tegangan aki. Jika tegangannya di bawah 12,5–12,9 volt, aki perlu diisi ulang.
BACA JUGA:5 Mobil Paling Irit Tahun 2025: Hemat BBM tapi Tetap Gaya
3. Melihat Indikator Elektrolit
Pada beberapa aki terdapat indikator di bagian atas yang menunjukkan kondisi cairan elektrolit.
Biru: Aki masih prima dan tidak perlu diisi ulang.
Putih atau Merah: Menandakan tegangan menurun atau sel rusak, perlu segera dicek atau diganti.
4. Memeriksa Lampu Indikator Aki
Aki biasanya memiliki lampu indikator kecil:
Biru: Kondisi baik.
Putih: Tegangan menurun, perlu pengisian ulang.
Merah: Aki rusak dan butuh penggantian.
5. Tes dengan Klakson
Bunyi klakson bisa menjadi indikator sederhana.
1. Jika suaranya nyaring, tegangan aki masih normal.