Antara Realita dan Reputasi
Lisa belum memberikan banyak pernyataan terbuka kepada media, meski melalui kuasa hukumnya,
Markus Nababan, juga belum merespons permintaan klarifikasi wartawan. Dalam situasi seperti ini, narasi berkembang liar di media sosial, ruang yang dulu membesarkan nama Lisa, kini juga menjadi arena penghakiman tanpa ampun.
Skandal ini juga menyentuh isu yang lebih dalam, bagaimana selebritas digital bisa berada dalam pusaran hukum dan stigma sosial, serta bagaimana kehidupan pribadi yang bocor ke ruang publik bisa mengubah segalanya.
Sementara proses hukum terus berjalan, satu hal yang jelas, kisah ini belum selesai.
Besok, saat Lisa duduk di ruang pemeriksaan, bukan hanya polisi yang menantikan jawabannya.
Tapi juga ribuan mata yang menatap dari balik layar, mencari kebenaran di antara jejak digital yang tak mudah dihapus.(*)