Langit Jambi Dibasahi Garam: Usaha Mencegah Asap dari Tanah Gambut

Kamis 03-07-2025,22:05 WIB
Reporter : Ardi Joe
Editor : Jefri Ardi

JAMBI, RADARTVNEWS.COM - Langit Jambi sejak kemarin tak hanya diwarnai awan, tapi juga harapan. Harapan yang datang dari butiran garam yang disemai dari udara, dalam upaya keras mencegah datangnya bencana asap yang rutin menghantui saat kemarau panjang tiba.

Sebanyak 12 ton garam diterbangkan ke langit Jambi oleh tim gabungan Satgas Karhutla. Tujuannya jelas; menciptakan hujan buatan, memadamkan potensi bara api sebelum sempat menyala, terutama di kawasan yang dikenal memiliki lahan gambut tinggi dan rawan terbakar.

Operasi ini, yang dikenal dengan nama Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), mulai digelar sejak Rabu (2/07/2025) dan akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan. 

Di hari pertama, dua kali penerbangan dilakukan untuk menyemai awan—menyuntik langit dengan garam agar tetesan hujan turun dan menyirami bumi yang mulai mengering.

“Pada hari pertama, kami menyemai di wilayah timur laut Kota Jambi. Penerbangan kedua diarahkan lebih ke timur, mengikuti arah angin dari tenggara dan selatan,” ujar Dwipa Wirawan, Koordinator Operasi Modifikasi Cuaca dari PT Songo Aviasi Indonesia, Kamis (3/7/2025).

BACA JUGA:Tangis di Selat Bali: Empat Nyawa Melayang, Harapan Masih Hidup di Tengah Pencarian Penumpang KMP Tunu Pratama

BACA JUGA:Suasana Haru Iringi Pemulangan Dua Mahasiswa UGM Korban Tenggelamnya Longboat di Maluku Tenggara

Menyemai Hujan, Mencegah Bencana

Wilayah yang menjadi sasaran utama adalah Kabupaten Muaro Jambi, Tanjung Jabung Timur, dan sekitarnya. Kawasan ini sudah lama dikenal sebagai titik-titik merah dalam peta rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Dalam briefing bersama BPBD, kami sepakat titik-titik ini harus menjadi prioritas. Kami harus bergerak cepat sebelum tanah menjadi terlalu kering dan sulit dikendalikan jika terbakar,” tambah Dwipa.

OMC adalah langkah awal—bagian dari rangkaian upaya pencegahan sebelum Karhutla benar-benar terjadi. Bagi warga Jambi, ini bukan cuma soal teknik dan pesawat. Ini soal melindungi udara yang mereka hirup, tanah tempat mereka bercocok tanam, dan kesehatan anak-anak mereka yang bisa terancam jika asap kembali menyelimuti.

Langit adalah Harapan

Setiap butir garam yang ditebarkan ke langit hari ini membawa satu hal: harapan bahwa hujan bisa datang sebelum api. Bahwa langkah antisipasi bisa lebih cepat dari bencana. Dan bahwa Jambi bisa bernapas lega melewati musim kemarau tanpa kabut asap.

Langit Jambi mungkin tak terlihat berbeda hari ini, tapi bagi banyak orang, awan yang terbentuk adalah simbol perlawanan terhadap bencana tahunan yang ingin dicegah—sebelum terlambat. (*)

Kategori :