Jantung di Ujung Sendok: Mengapa Sejumput Garam Bisa Berakibat Fatal
ilustrasi garam-foto:pinterest-
RADARTVNEWS.COM-Garam adalah bumbu dapur yang krusial, namun dalam dunia medis, ia sering dijuluki sebagai "The Silent Killer" bagi sistem kardiovaskular. Bahaya utama garam bukan terletak pada rasanya, melainkan pada kandungan natrium (sodium) yang tinggi.
Secara biologis, natrium bersifat menarik air. Ketika kadar natrium dalam darah tinggi, tubuh akan menarik cairan masuk ke dalam pembuluh darah untuk mengencerkannya. Hal ini menyebabkan volume darah meningkat, yang secara otomatis memaksa jantung bekerja ekstra keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.
Tekanan yang terus-menerus ini mengakibatkan dinding pembuluh darah mengeras (aterosklerosis) dan otot jantung menebal, yang jika dibiarkan akan berujung pada kegagalan fungsi jantung.
Berikut Fakta Risiko Konsumsi Garam Berlebih:
1. Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi): Garam adalah pemicu utama hipertensi, yang merupakan pintu masuk bagi serangan jantung dan stroke.
BACA JUGA:Gen Z Rentan Hipertensi, dr. Dion Ingatkan Bahaya Konsumsi Garam Berlebih
2. Kardiomiopati: Penebalan otot jantung akibat beban kerja yang terlalu berat, membuat jantung kehilangan elastisitasnya untuk memompa secara efektif.
3. Kerusakan Arteri Koroner: Tekanan tinggi akibat natrium dapat menyebabkan luka mikroskopis pada pembuluh darah jantung, tempat lemak dan plak mudah menempel.
4. Edema Jantung: Penumpukan cairan di sekitar jantung dan paru-paru yang sering kali ditandai dengan sesak napas.
BACA JUGA:PT Gudang Garam PHK Massal Karyawan, Kenaikan Cukai dan Turunnya Daya Beli Jadi Penyebab
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: