Penyeberangan Bakauheni–Merak Tetap Jadi Andalan Perjalanan Lintas Pulau
ilustrasi kapal feri-photo by fitri-
RADARTVNEWS.COM – Penyeberangan laut antara Sumatera dan Jawa masih menjadi salah satu jalur transportasi tersibuk di Indonesia. Setiap hari, ribuan penumpang dan kendaraan hilir mudik menggunakan kapal feri yang menghubungkan Pelabuhan Bakauheni di Lampung dan Pelabuhan Merak di Banten. Layanan ini dikelola oleh PT ASDP Indonesia Ferry sebagai operator resmi penyeberangan.
Sebagai jalur utama penghubung dua pulau besar, peran kapal feri bukan hanya penting bagi penumpang, tetapi juga kendaraan pribadi, bus antarkota, hingga truk logistik. Distribusi bahan pokok dan berbagai kebutuhan lainnya sangat bergantung pada kelancaran jalur ini. Jika terjadi gangguan karena cuaca buruk atau lonjakan penumpang, dampaknya bisa terasa hingga ke sektor ekonomi.
Dalam kondisi normal, waktu tempuh perjalanan laut berkisar dua hingga tiga jam. Selama di kapal, penumpang bisa duduk di ruang ber-AC yang nyaman, membeli makanan dan minuman di kantin, beribadah di musala yang tersedia, atau berdiri di bagian luar kapal untuk menikmati angin laut dan pemandangan sekitar. Beberapa kapal juga menyediakan ruang eksekutif bagi penumpang yang ingin suasana lebih tenang.
Lonjakan penumpang biasanya terjadi saat musim liburan panjang, Natal dan Tahun Baru, serta arus mudik Lebaran. Pada momen tersebut, antrean kendaraan bisa memanjang hingga ke luar area pelabuhan. Untuk mengurangi kepadatan, pihak operator biasanya menambah jumlah kapal yang beroperasi serta mengatur jadwal keberangkatan agar arus kendaraan tetap bergerak.
Dalam beberapa tahun terakhir, sistem layanan penyeberangan juga terus diperbarui. Penumpang kini diwajibkan membeli tiket secara online sebelum tiba di pelabuhan. Kebijakan ini diterapkan untuk mengurangi antrean di lokasi sekaligus memastikan data penumpang tercatat dengan baik demi keamanan dan ketertiban perjalanan.
Selain sebagai sarana transportasi, jalur Bakauheni–Merak memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas nasional. Akses ini memudahkan mobilitas pekerja, pelajar, hingga wisatawan yang bepergian antara Sumatera dan Jawa. Biaya yang relatif terjangkau membuat kapal feri tetap menjadi pilihan banyak orang dibandingkan moda transportasi lainnya.
BACA JUGA:Tarif Kapal Merak–Bakauheni Dapat Diskon Mulai 22 Desember 2025, Catat Tanggalnya!
Meski begitu, keselamatan tetap menjadi hal utama. Penumpang diimbau mengikuti aturan yang berlaku, mendengarkan arahan petugas, serta memastikan kendaraan dalam kondisi baik sebelum menyeberang.
Dengan perannya yang vital, penyeberangan ini akan terus menjadi andalan masyarakat lintas pulau, baik untuk perjalanan pribadi maupun kepentingan distribusi barang.
BACA JUGA:Di Balik Tumpukan Jengkol, Sabu Ratusan Kilogram Terbongkar di Pelabuhan Bakauheni
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: