Sering Lupa Mau Ngapain Saat Pindah Ruangan? Kenali Doorway Effect!
RADARTVNEWS.COM – Pernah masuk ke sebuah ruangan dengan tujuan tertentu, tetapi sesampainya di sana justru lupa apa yang hendak dilakukan? Kondisi tersebut ternyata memiliki penjelasan dalam psikologi dan dikenal sebagai doorway effect atau efek ambang pintu.
Fenomena ini terjadi ketika seseorang mengalami kesulitan mengingat tujuan atau informasi yang sebelumnya sedang dipikirkan setelah berpindah tempat, terutama ketika melewati pintu. Misalnya seseorang berjalan menuju kamar untuk mengambil barang, tetapi setelah sampai justru lupa apa yang ingin diambil.
Doorway effect berkaitan dengan cara otak mengelompokkan berbagai informasi berdasarkan situasi dan lingkungan. Perpindahan dari satu ruangan ke ruangan lain dapat menjadi batas antara satu aktivitas dengan aktivitas berikutnya.
Penelitian yang dilakukan tim dari University of Notre Dame, Amerika Serikat, dan diterbitkan dalam Quarterly Journal of Experimental Psychology pada 2011, menunjukkan bahwa melewati pintu dapat berperan sebagai batas suatu peristiwa. Perubahan lingkungan tersebut membuat memori terbagi ke dalam konteks yang berbeda.
Kondisi tersebut tidak serta-merta menunjukkan seseorang mengalami penurunan fungsi otak. Menurut KlikDokter, lupa sesaat dapat lebih mudah terjadi ketika seseorang memiliki banyak pikiran atau mengalami gangguan perhatian. Ingatan yang sempat hilang biasanya dapat kembali setelah mendapatkan petunjuk atau mengingat kembali situasi sebelumnya.
Namun, sering lupa perlu diperhatikan apabila terjadi terlalu sering dan informasi yang terlupakan sulit untuk diingat kembali. Terlebih jika kondisi tersebut disertai keluhan lain.
Dokter Alvin Nursalim, SpPD, yang dikutip KlikDokter, menyebut anemia sebagai salah satu kondisi medis yang dapat berkaitan dengan keluhan mudah lupa. Kekurangan sel darah merah dapat memengaruhi distribusi oksigen ke berbagai jaringan tubuh. Keluhan seperti lemas, mudah lelah, dan sulit berkonsentrasi juga perlu diperhatikan.
Selain kondisi medis, stres, terlalu banyak pikiran, rasa jenuh, serta kurangnya aktivitas fisik juga dapat memengaruhi daya ingat. Karena itu, menjaga fokus dan mengurangi gangguan saat melakukan aktivitas dapat membantu mengurangi kejadian lupa sesaat.
BACA JUGA:Sering Pusing? Kenali 5 Jenis Sakit Kepala yang Berbeda
Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain membuat catatan atau agenda kegiatan, memberikan perhatian penuh terhadap aktivitas yang sedang dilakukan, beristirahat dengan cukup, serta melakukan aktivitas yang melatih daya ingat.
Dengan demikian, lupa sesaat ketika berpindah ruangan tidak selalu berarti seseorang mengalami gangguan daya ingat. Namun, apabila keluhan berlangsung berulang, terjadi di berbagai situasi, atau disertai gejala lain, kondisi tersebut sebaiknya diperhatikan dan dikonsultasikan kepada tenaga kesehatan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: klikdokter