Bukan Cuma Bikin Makanan Asin, Ini Cara Garam Diam-Diam Mendorong Tekanan Darah Naik

Bukan Cuma Bikin Makanan Asin, Ini Cara Garam Diam-Diam Mendorong Tekanan Darah Naik

Ilustrasi Resiko Konsumsi Garam-generated image -Chat GPT

BANDAR LAMPUNG, RADARTVNEWS.COM — Garam membuat makanan terasa lebih gurih dan nikmat. Namun, ketika dikonsumsi berlebihan, kandungan natrium di dalamnya dapat memicu perubahan keseimbangan cairan tubuh yang berujung pada peningkatan tekanan darah.

Mekanismenya bukan sekadar karena makanan terasa asin. Natrium yang terlalu banyak membuat tubuh menahan lebih banyak air. Tambahan cairan tersebut dapat meningkatkan volume darah di dalam pembuluh darah sehingga tekanan pada dinding pembuluh ikut meningkat.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut tingginya asupan natrium berkaitan dengan peningkatan tekanan darah, yang kemudian dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. WHO merekomendasikan orang dewasa mengonsumsi kurang dari 2.000 miligram natrium atau setara kurang dari 5 gram garam per hari.

Berawal dari Natrium, Bukan Sekadar Rasa Asin

Garam dapur pada dasarnya merupakan natrium klorida atau NaCl. Dalam konteks tekanan darah, komponen yang menjadi perhatian utama adalah natrium.

Natrium sebenarnya dibutuhkan tubuh untuk menjalankan fungsi penting, termasuk membantu mengatur keseimbangan cairan serta fungsi saraf dan otot.

Masalah muncul ketika jumlahnya terlalu banyak.

American Heart Association menjelaskan, kelebihan natrium dalam aliran darah dapat menarik air ke dalam pembuluh darah. Akibatnya, jumlah darah yang berada di dalam pembuluh meningkat dan tekanan darah dapat ikut naik. ⁠

BACA JUGA:Jangan Salah Kaprah, Ini 4 Hal yang Perlu Diketahui tentang Kalsium dan Tulang

Kenapa Air Bisa Membuat Tekanan Darah Naik?

Bayangkan pembuluh darah seperti saluran yang dialiri air.

Ketika jumlah cairan yang mengalir bertambah, tekanan di dalam saluran juga dapat meningkat. Prinsip sederhananya serupa dengan yang terjadi pada pembuluh darah.

Saat tubuh menahan lebih banyak cairan akibat kelebihan natrium, volume darah dapat meningkat. Jantung kemudian harus memompa darah dalam jumlah yang lebih besar melalui sistem pembuluh darah.

Kondisi tersebut dapat meningkatkan tekanan darah, terutama pada orang yang sensitif terhadap natrium.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: who